Aku masuk ke kamarku dan duduk lagi di depan meja komputer.
Mataku tertuju pada kado yang tadi diberikan oleh Victoria,karena penasaran aku buka saja kadonya.
Setelah kubuka bungkusnya,ternyata isinya adalah kotak musik berwarna pink,yang tutupnya berbentuk love,saat kuangkat tutupnya suara musik natal langsung terdengar.
Di tengahnya ada miniatur pohon natal dengan berbagai hiasan seperti sungguhan,disisi depannya ada santa claus dan di sisi belakangnya ada 2 boneka beruang kecil sedang bergandengan tangan.
Hmmm,aku suka sekali boneka beruang.Tapi victoria tau dari mana ya aku suka beruang?Dari NichKhun?Ahh,tidak mungkin,memank dia tau dari mana?Ya sudahlah,aku memang suka hadiah darinya.
Lalu aku mendengar KhunToria dan kak Jun Su sepertinnya sedang bersendagurau,suara tertawa mereka terdengar sampai lantai atas bahkan sampai ke kamarku.Aku jadi penasaran apa sich yang mereka tertawakan.
Aku keluar dari kamar,melihat mereka bertiga dari pinggir kusen tangga.NichKhun tertawa sangat puas,entah apa yang ia tertawakan,tanpa sadar aku juga tertawa melihat hal itu.Lalu,aku mulai merasa sedih melihatnya.
Orang yang aku sukai dan aku sayangi sekarang tidak mungkin lagi aku miliki.NichKhun sudah punya seseorang yang dia suka.Ya,Victoria si cantik dengan senyum manisnya.
Aku mulai cemberut,lalu aku masuk ke dalam kamarku,mengambil mp3 di meja komputerku dan mulai memainkan lagu yang ada dalam daftar mp3 ku.Aku merebahkan badanku di tempat tidur,sambil memejamkan mata menikmati lagu.
Tak terasa waktu sudah berjalan selama 1 jam,suara tertawa mereka pun sudah tidak terdengar,mungkin mereka sudah pulang.
Aku keluar dari kamarku dan turun ke bawah untuk memastikannya.
Benar saja KhunToria sudah pulang.Lalu aku berjalan ke dapur untuk membuat susu hangat.
Saat susu hangatku sudah jadi,aku meminumnya namun belum ku teguk karena masih terasa agak panas.
Dan saat aku membalikkan badan tiba-tiba saja "Doorrr."ada yang mengagetkanku dari belakang sambil mendorong pundakku.
Sontak susu hangat yang masih ada di mulutku tersembur keluar mengenai wajah orang itu.
Ternyata kak Jun Su yang mengagetkan aku.
"Aduh Hyun Sub,panas sekali wajahku."katanya sambil mengusap wajah.
"Ini kak,basuh mukamu."kataku sambil menyerahkan kain lap.
"Hmmpph,bau apa ini?kau memberiku lap atau keset sich?"tanya kak Jun Su
"Hah?Aduh maaf kak,ternyata yang aku ambil kain lap untuk membersihkan kompor gas..hahaha."jawabku sambil tertawa.
"Kau ini,aku sedang sial kau malah mentertawakan aku.Lihat nich rambutku jadi lengket terkena susu coklat itu,baru saja aku habis creambath di salon,tapi kau mengacaukan semuanya."katanya sambil membersihkan muka dengan tangannya.
"Maaf kak.Lagi pula siapa suruh kau mengagetkan aku seperti itu."jawabku sambil menahan tawa.
"Heh,kau ini.Aku ingin bertanya padamu.Apa yang terjadi antara kau dan Woo Young?"tanyanya.
"Tidak ada."jawabku singkat sambil ngeloyor pergi.
"Bohong,mengaku saja lah."tanyanya lagi sambil berdiri di samping kananku.
"Benar,untuk apa aku bohong?"jawabku sambil menghadap ke arahnya.
"Ahh,aku tidak percaya padamu.Ayolah ceritakan."katanya memaksa sambil berdiri di depanku.
"Tidak ada kak."jawabku sambil naik ke tangga.
Aku menaiki tangga,saat hampir sampai di tangga terakhir kak Jun Su melakukan hal yang aneh.
"Putri Kim Hyun Sub yang cantik jelita dan baik hati,apakah hubunganmu dengan Pangeran Woo Young yang tampan dan konyol itu?"katanya sambil berlutut di hadapan ku dan sambil memegang tanganku yang sebelah kanan.
Wahh,aku sangat terkejut melihat ekspresinya.Baru kali ini aku bisa berpendapat kalau ternyata Kak Jun Su bisa juga terlihat sangat cool seperti pangeran berkuda poni.
Selama 19 tahun aku hidup bersamanya,belum pernah aku melihat wajahnya yang seperti ini.Mungkin kalau tiap hari wajahnya seperti ini aku yakin pasti pembantu tetangga sebelah bisa naksir dia.Hahaha
"Hmm,,aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Woo Young,jongos Kim Jun Su yang jelek dan menyebalkan.hahaha."jawabku sambil kabur darinya.
Aku berlari sekuat tenaga,tapi Kak Jun Su tetap bisa menangkapku dan dia menggelitikku sambil berkata ,"Kalau kau tidak mau cerita,aku buat kau mati lemas karena aku kelitik.Hahaha"cara bicaranya seperti orang sedang baca puisi.
"Baiklah kak.Aku kalah.Aku akan menceritakannya,tapi di kamarku saja ya.Aku tidak mau ibu mendengarnya."jawabku sambil menahan tawa karena geli.
Lalu kami berdua masuk ke kamarku.
"Jadi,apa jawaban yang kau berikan pada Woo Young?Paling kau menerimanya."kata kak Jun Su
"Hey kak,aku heran padamu,kalau kau sudah tau jawabannya kenapa kau memaksaku untuk memberitaukannya padamu?Dasar aneh kau ini."jawabku sambil geleng-geleng kaki,eh kepala maksudnya.
"Aku hanya ingin mendengarnya langsung dari mulutmu adikku."katanya sambil berlaga sok manis di depanku.
"Iya,memang benar aku sudah menerimanya menjadi pacarku,karena aku pikir sudah tidak mungkin lagi untukku berharap kalau NichKhun nantinya akan menjadi milikku.Dia kan sudah punya Victoria,jadi tidak mungkin dia memilih aku."jawabku dengan suara pelan.
Aku jadi sedih mengingat hal itu,yah tapi aku relakan saja NichKhun bersama orang yang dia suka.
"Oo, jadi begitu.Tapi kalau misalkan NichKhun menyukaimu bagaimana?"tanya kak Jun Su.
"Hahaha.itu tidak mungkin kak.Aku kan tidak ada apa-apanya dibanding Victoria yang sempurna itu."jawabku sambil tertawa.
"Kan aku bilang misalkan Hyun Sub."kata kak Jun Su sambil mendorong pundakku.
"Hmm,sepertinya aku akan menerimanya jika NichKhun menyatakan perasaanya padaku,karena dari dulu kan yang aku suka cuma NichKhun kak."jawabku sambil menatap langit-langit kamarku.
"Dasar playgirl kau ini.Sudah punya Woo Young masih saja mengincar yang lain.Sepertinya aku harus berhati-hati juga padamu."jawabnya sambil memasang tampang curiganya yang aneh dan pastinya setiap orang yang melihatnya ingin sekali memukulnya.Hahaha
"Enak saja kau.Kau itu bukan tipeku tau."jawabku sambil memukul pundaknya.
"Aduh,sakit Hyun Sub.Tenagamu besar sekali sich."katanya sambil mengusap-usap pundaknya.
"Ada 1 hal lagi yang ingin aku tanyakan padamu.Apa kau dan Woo Young sudah....."kata Kak Jun Su sambil membentuk tanda kutip dengan kedua jari tangannya.
"Sudah apa?"tanyaku tidak mengerti.
"Sudah....."lagi-lagi kak Jun Su membuat tanda kutip seperti itu
"Apa sich?Aku tidak mengerti."jawabku sambil geleng kepala.
"Haduh,kau ini norak sekali ya.ckckck.Maksudku apa kau dan Woo Young sudah lips to lips?"tanya kak Jun Su.
"Oo,maksudmu....."aku tidak jadi menjawabnya karena wajahku keburu merah duluan.
"Wahh,ternyata kau sudah melakukannya?Hebat sekali kau,aku bangga padamu adikku tercinta.Hahaha."katanya sambil tertawa dan menepuk pundakku.
"Ihh,apa-apaan sich kau kak?Sudah keluar sana.Aku ngantuk mau tidur."jawabku sambil menunduk malu dan mendorongnya keluar dari kamarku.
"Alah,pura-pura malu kau ya?Kalau senang bilang saja Hyun Sub.hahaha"kata kak Jun Su sambil meledekku dan menurunkan kepalanya ke bawah untuk melihat wajahku.
"Sudah keluar sana."jawabku sambil mendorongnya ke pintu.
"Baiklah,aku keluar.Semoga kau mimpi indah ya.Mimpi bertemu pangeran impianmu si Woo Young dari gua batu.Haha"kata kak Jun Su sambil tertawa dari balik pintu kamarku yang setengah terbuka.
Kurang ajar dia meledekku seperti itu.Jika aku tau dia akan meledekku seperti itu,lebih baik aku tidak cerita saja tadi padanya.
Aku kembali merebahkan diri di tempat tidurku.Saat aku melihat ke arah meja komputerku,aku melihat kalung couple yang tadi dibelikan oleh Woo Young.
Aku mengambilnya dan memperhatikan kalung itu,bagus dan indah tidak seperti kalung couple yag lain,aku tersenyum kecil melihatnya sambil membayangkan.
"Andai saja yang memberiku kalung ini NichKhun,mungkin aku akan sangat bahagia.Aku akan selalu memakainya dan bahkan akan aku pamerkan pada Chan Sung dan Jun Ho,juga kak Jun Su."ucapku dalam hati.
Aaarrrggghhhh,NichKhun,NichKhun,dan NichKhun lagi yang selalu muncul di pikiranku.Kenapa sich harus selalu dia yang muncul dalam pikiranku?Padahal kan aku sudah punya Woo Young yang baik hati dan perhatian padaku.Aku hanya berharap,semoga keputusanku benar.Mulai besok aku akan memulai lembaran baru dengan Woo Young.Ya,semoga saja aku bisa bahagia dengan Woo Young.
Dan pikiran itu membawaku ke dalam alam bawah sadarku.
Welcome.. :)
Our 2PM
Welcome To My Blog
Merry Christmas and Happy New Year
Kamis, 16 Desember 2010
Kamis, 09 Desember 2010
My Dream Come True Ep 3(Part 4/5)
Aku masuk ke dalam kamar dan melihat HP ku ada pesan masuk dari Chan Sung dan Woo Young.
Yang kulihat pertama dari Woo Young isinya "Selamat malam Hyun Sub ku sayang,sedang apa?Aku senang sekali hari ini.Terima kasih ya."
Aku tersenyum kecil membaca sms itu,lalu aku membalasnya "Selamat malam juga Woo Young seonbae yang bawel..hehe ^^v."
Lalu aku lihat sms dari Chan Sung isinya "Hyun sub,besok kau jadi kan menceritakan sesuatu yang kemarin tidak kau ceritakan?"
Aku membalasnya "Ya,masih banyak hal lain yang ingin akau ceritakan padamu Chan Sung,datanglah lebih awal ya."
Woo Young seonbae membalas "Walaupun aku bawel,aku tetap pacarmu yang ganteng kan?haha :D. Oh ya,besok berangkat kuliah bersamaku bagaimana?Aku kebetulan besok kuliah pagi."
"Baiklah,pacarku yang ganteng dan bawel..hihi ^^.Hmm,boleh saja kalau kau mau.Atur saja waktunya kak."Balasku
Ada sms masuk dari Chan Sung "Hyun Sub,maaf ya kalau akhir-akhir ini,aku tidak ada waktu untukmu.Karena aku ada urusan yang sangat penting yang tidak bisa ditinggalkan,makanya aku jarang menemuimu akhir-akhir ini."
"Memanknya ada apa sich?Akhir-akhir ini sepertinya kau sangat sibuk dan misterius."balasku
"Nanti saja kalau sudah waktunya akan kuceritakan padamu."balasnya lagi.
Ibu memanggilku "Hyun Sub,ayo turun untuk makan malam."
Sebenarnya aku sudah makan tadi,tapi tidak apa-apa lah aku turun mungkin saja si KhunToria itu sudah pulang.
Saking asiknya bersms ria dengan Woo Young dan Chan Sung,aku tidak sadar bahwa aku sudah sampai di 3 anak tangga terakhir.
Saat aku akan turun di tangga ke dua mataku masih tertuju pada HP ku,ternyata langkah kakiku kejauhan dan akhirnya aku hampir saja jatuh.
Pada saat itu,NichKhun yang kebetulan lewat di bawah tangga langsung memegang kedua lenganku,jika tidak mungkin aku sudah jatuh.
Selama beberapa detik mataku dan mata NichKhun saling bertatapan.
Astaga,aku bisa melihat wajahnya dengan jelas,matanya,hidungnya,mulutnya,semuanya begitu sempurna.
Aku juga bisa merasakan wangi aroma tubuhnya..hmmm,,benar-benar membuatku merasa sangat nyaman.
"Kau tidak apa-apa kan?"katanya sambil tersenyum.
Suara NichKhun membuyarkan lamunanku.
"Ahh,ya tidak apa-apa kak."jawabku sambil menunduk malu.
"Lain kali hati-hati Hyun Sub,kalau kau jatuh bagaimana?"kata NIchKhun dengan suara lembut.
"Kalau dia jatuh,kan pasti jatuhnya ke bawah."kak Jun Su nyeletuk.
"Maaf kak,dan terima kasih."jawabku sambil turun dari tangga dan berjalan ke sofa ruang tamu sambil manyun karena kesal dengan Kak Jun Su.
Kak Jun Su dan Victoria yang melihat hal itu hanya tertawa saja,mereka pikir itu hal yang lucu apa?menyebalkan sekali.Aneh,kenapa Victoria malah tertawa bukannya cemburu melihatku dengan NichKhun seperti itu.
"Hey,kau tidak makan Hyun Sub?"tanya kak Jun Su
"Tidak,aku sudah makan tadi."jawabku singkat.
"Baguslah kalau begitu,membuat stok beras di rumah ini menjadi awet.hahaha"kata Kak Jun Su sambil tertawa.
"Hey kak,kau ini.Aku tidak sepertimu tau yang makannya sebanyak 5 piring setiap makan."jawabku memasang tampang jutek.
Ingin sekali rasanya aku melempar vas bunga yang ada di meja ke arah Kak Jun Su,jika bukan karena ada KhunToria vas bunga itu sudah melayang sekarang.
"Sudah-sudah,kalian ini bertengkar terus.Jun Su jangan suka menganggu adikmu."jawab ibu melerai kami.
KhunToria hanya tertawa saja menyaksikan itu.
Lalu aku duduk dan menyalakan tv,asal saja kutekan remote tv saking kesalnya dengan kak Jun Su.
Saat aku menyalakan tv ada acara musik entah apa namanya,kulihat sekilas ada seseorang yang sangat mirip dengan Chan Sung.
Ah,tidak mungkin Chan Sung ikut acara seperti itu,bukannya dia sedang sibuk.Tapi bisa saja kan.Saat kuperhatikan lagi orang itu langsung pergi ke belakang panggung.
Ya,mungkin hanya mirip saja.
Kemudian Victoria datang menghampiriku dengan membawa sepiring apel yang sudah dipotong-potong. "Ini Hyun Sub,aku bawakan sepiring apel untukmu,setauku apel baik untuk menjaga kesehatan kulit."katanya sambil tersenyum.
"Terima kasih,tapi aku kenyang.Letakkan saja di meja."jawabku tanpa melihatnya dan terus memandang ke layar HP ku.Aku sengaja melakukan itu supaya Victoria menjauh dariku.Entah kenapa aku tidak suka melihatnya,mungkin karena dia dekat dengan NichKhun,dan aku tidak menyukai hal itu.
"Hey kau,Kim Hyun Sub,tidak sopan sekali pada orang yang lebih tua dan sudah berbuat baik padamu."kata kak Jun Su dari meja makan.
"Tidak apa-apa Jun Su,aku senang dia tidak memanggilku kakak,karena kesannya aku seumuran dengan Hyun Sub."jawab Victoria sambil tersenyum
Aku heran kenapa dia selalu tersenyum?Memank ada yang lucu?Yah,mungkin juga dari senyumnya itu membuat NichKhun menyukainya.
"Aku kan tadi sudah mengucapakan terima kasih dan sudah memberi alasan kalau aku sudah kenyang.Apa kau tidak dengar Kim Jun Su?"jawabku dengan tampang jutek dan suara meledek.
"Hei,kau ini sangat tidak sopan sekali bocah."jawab kak Jun Su meledek.
"Diam kau,aku malas berdebat dengan orang menyebalkan sepertimu."jawabku
Aku kesal sekali dengan kak Jun Su,apa dia tidak bisa tidak menggangguku 1 hari saja.
"Hahaha,kalian ini,suka sekali bertengkar.Aku iri dengan kalian."kata Victoria
"Memanknya kenapa?"tanyaku.Aku sengaja bertanya supaya kak Jun Su tidak mengganggu ku lagi.
"Karena aku anak tunggal,jadi tidak ada yang bisa aku ajak bermain ataupun bertengkar.hahaha"lagi-lagi dia menjawab sambil tertawa.
Aku diam dan kembali menonton tv.Aku sangat sadar kalau Victoria memandangiku.Merasa tidak nyaman dengan pandangan itu,aku bertanya padanya "Kenapa kau memandangiku seperti itu?"
"Tidak apa-apa,aku merasa kau sangat manis,lebih manis daripada fotomu."jawabnya
"Foto?Memanknya kau pernah lihat fotoku dimana?"tanyaku bingung.
NichKhun lalu memandangi Victoria seperti memberi tanda-tanda apa lah aku tidak mengerti.
"Ahh,aku pernah melihat fotomu di HPnya Jun Su."jawabnya gugup seperti orang bingung.
NichKhun terlihat lega dengan jawaban Victoria,ah membuatku tidak mengerti,ada apa sich dengan mereka?
"Oh,begitu.Terima kasih atas pujianmu."jawabku
"Hari sabtu nanti,bisa kan temani aku jalan-jalan?Aku ingin sekali jalan-jalan bersamamu."tanyanya sambil tersenyum lagi.
"Sepertinya aku bisa,lihat saja nanti.Mungkin aku akan mengabarimu lagi."jawabku singkat
"Aku ke kamarku dulu ya."kataku pada Victoria.
"Iya,selamat malam ya Hyun Sub."katanya lagi-lagi sambil tersenyum.
Woo Young seonbae membalas "Walaupun aku bawel,aku tetap pacarmu yang ganteng kan?haha :D. Oh ya,besok berangkat kuliah bersamaku bagaimana?Aku kebetulan besok kuliah pagi."
"Baiklah,pacarku yang ganteng dan bawel..hihi ^^.Hmm,boleh saja kalau kau mau.Atur saja waktunya kak."Balasku
Ada sms masuk dari Chan Sung "Hyun Sub,maaf ya kalau akhir-akhir ini,aku tidak ada waktu untukmu.Karena aku ada urusan yang sangat penting yang tidak bisa ditinggalkan,makanya aku jarang menemuimu akhir-akhir ini."
"Memanknya ada apa sich?Akhir-akhir ini sepertinya kau sangat sibuk dan misterius."balasku
"Nanti saja kalau sudah waktunya akan kuceritakan padamu."balasnya lagi.
Ibu memanggilku "Hyun Sub,ayo turun untuk makan malam."
Sebenarnya aku sudah makan tadi,tapi tidak apa-apa lah aku turun mungkin saja si KhunToria itu sudah pulang.
Saking asiknya bersms ria dengan Woo Young dan Chan Sung,aku tidak sadar bahwa aku sudah sampai di 3 anak tangga terakhir.
Saat aku akan turun di tangga ke dua mataku masih tertuju pada HP ku,ternyata langkah kakiku kejauhan dan akhirnya aku hampir saja jatuh.
Pada saat itu,NichKhun yang kebetulan lewat di bawah tangga langsung memegang kedua lenganku,jika tidak mungkin aku sudah jatuh.
Selama beberapa detik mataku dan mata NichKhun saling bertatapan.
Astaga,aku bisa melihat wajahnya dengan jelas,matanya,hidungnya,mulutnya,semuanya begitu sempurna.
Aku juga bisa merasakan wangi aroma tubuhnya..hmmm,,benar-benar membuatku merasa sangat nyaman.
"Kau tidak apa-apa kan?"katanya sambil tersenyum.
Suara NichKhun membuyarkan lamunanku.
"Ahh,ya tidak apa-apa kak."jawabku sambil menunduk malu.
"Lain kali hati-hati Hyun Sub,kalau kau jatuh bagaimana?"kata NIchKhun dengan suara lembut.
"Kalau dia jatuh,kan pasti jatuhnya ke bawah."kak Jun Su nyeletuk.
"Maaf kak,dan terima kasih."jawabku sambil turun dari tangga dan berjalan ke sofa ruang tamu sambil manyun karena kesal dengan Kak Jun Su.
Kak Jun Su dan Victoria yang melihat hal itu hanya tertawa saja,mereka pikir itu hal yang lucu apa?menyebalkan sekali.Aneh,kenapa Victoria malah tertawa bukannya cemburu melihatku dengan NichKhun seperti itu.
"Hey,kau tidak makan Hyun Sub?"tanya kak Jun Su
"Tidak,aku sudah makan tadi."jawabku singkat.
"Baguslah kalau begitu,membuat stok beras di rumah ini menjadi awet.hahaha"kata Kak Jun Su sambil tertawa.
"Hey kak,kau ini.Aku tidak sepertimu tau yang makannya sebanyak 5 piring setiap makan."jawabku memasang tampang jutek.
Ingin sekali rasanya aku melempar vas bunga yang ada di meja ke arah Kak Jun Su,jika bukan karena ada KhunToria vas bunga itu sudah melayang sekarang.
"Sudah-sudah,kalian ini bertengkar terus.Jun Su jangan suka menganggu adikmu."jawab ibu melerai kami.
KhunToria hanya tertawa saja menyaksikan itu.
Lalu aku duduk dan menyalakan tv,asal saja kutekan remote tv saking kesalnya dengan kak Jun Su.
Saat aku menyalakan tv ada acara musik entah apa namanya,kulihat sekilas ada seseorang yang sangat mirip dengan Chan Sung.
Ah,tidak mungkin Chan Sung ikut acara seperti itu,bukannya dia sedang sibuk.Tapi bisa saja kan.Saat kuperhatikan lagi orang itu langsung pergi ke belakang panggung.
Ya,mungkin hanya mirip saja.
Kemudian Victoria datang menghampiriku dengan membawa sepiring apel yang sudah dipotong-potong. "Ini Hyun Sub,aku bawakan sepiring apel untukmu,setauku apel baik untuk menjaga kesehatan kulit."katanya sambil tersenyum.
"Terima kasih,tapi aku kenyang.Letakkan saja di meja."jawabku tanpa melihatnya dan terus memandang ke layar HP ku.Aku sengaja melakukan itu supaya Victoria menjauh dariku.Entah kenapa aku tidak suka melihatnya,mungkin karena dia dekat dengan NichKhun,dan aku tidak menyukai hal itu.
"Hey kau,Kim Hyun Sub,tidak sopan sekali pada orang yang lebih tua dan sudah berbuat baik padamu."kata kak Jun Su dari meja makan.
"Tidak apa-apa Jun Su,aku senang dia tidak memanggilku kakak,karena kesannya aku seumuran dengan Hyun Sub."jawab Victoria sambil tersenyum
Aku heran kenapa dia selalu tersenyum?Memank ada yang lucu?Yah,mungkin juga dari senyumnya itu membuat NichKhun menyukainya.
"Aku kan tadi sudah mengucapakan terima kasih dan sudah memberi alasan kalau aku sudah kenyang.Apa kau tidak dengar Kim Jun Su?"jawabku dengan tampang jutek dan suara meledek.
"Hei,kau ini sangat tidak sopan sekali bocah."jawab kak Jun Su meledek.
"Diam kau,aku malas berdebat dengan orang menyebalkan sepertimu."jawabku
Aku kesal sekali dengan kak Jun Su,apa dia tidak bisa tidak menggangguku 1 hari saja.
"Hahaha,kalian ini,suka sekali bertengkar.Aku iri dengan kalian."kata Victoria
"Memanknya kenapa?"tanyaku.Aku sengaja bertanya supaya kak Jun Su tidak mengganggu ku lagi.
"Karena aku anak tunggal,jadi tidak ada yang bisa aku ajak bermain ataupun bertengkar.hahaha"lagi-lagi dia menjawab sambil tertawa.
Aku diam dan kembali menonton tv.Aku sangat sadar kalau Victoria memandangiku.Merasa tidak nyaman dengan pandangan itu,aku bertanya padanya "Kenapa kau memandangiku seperti itu?"
"Tidak apa-apa,aku merasa kau sangat manis,lebih manis daripada fotomu."jawabnya
"Foto?Memanknya kau pernah lihat fotoku dimana?"tanyaku bingung.
NichKhun lalu memandangi Victoria seperti memberi tanda-tanda apa lah aku tidak mengerti.
"Ahh,aku pernah melihat fotomu di HPnya Jun Su."jawabnya gugup seperti orang bingung.
NichKhun terlihat lega dengan jawaban Victoria,ah membuatku tidak mengerti,ada apa sich dengan mereka?
"Oh,begitu.Terima kasih atas pujianmu."jawabku
"Hari sabtu nanti,bisa kan temani aku jalan-jalan?Aku ingin sekali jalan-jalan bersamamu."tanyanya sambil tersenyum lagi.
"Sepertinya aku bisa,lihat saja nanti.Mungkin aku akan mengabarimu lagi."jawabku singkat
"Aku ke kamarku dulu ya."kataku pada Victoria.
"Iya,selamat malam ya Hyun Sub."katanya lagi-lagi sambil tersenyum.
Rabu, 08 Desember 2010
My Dream Come True Ep 3(Part 3/5)
Tiba di depan di rumahku,sebelum aku turun dari mobil ada yang ingin aku ucapkan pada Woo Young.
"Kak,aku sudah memutuskan untuk memberimu jawaban."kataku pada Woo Young.
"Oh ya?Lalu apa jawabanmu?"tanyanya antusias.
"Aku memutuskan untuk menerimamu sebagai pacarku kak."jawabku singkat
"Benarkah?terima kasih Hyun Sub.Aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi yang terbaik untukmu."katanya sambil menggenggam tanganku.
"Oh iya,ini aku ada sesuatu untukmu."kata Woo Young sambil menyerahkan sebuah kotak padaku.
"Apa ini?"tanyaku
"Bukalah,kau pasti suka."katanya sambil tersenyum.
Waktu aku membukanya,ternyata isinya adalah kalung couple yang tadi aku lihat di toko pernak-pernik.
"Kau suka kan?makanya aku membelinya untukmu.Sini,aku pakaikan."katanya sambil mengambil kalung itu dan memakaikannya di leherku.
"Pakaikan juga untukku."katanya padaku.
Lalu aku mengalungkan kalung itu di lehernya.
Aku menatapnya dan mengucapkan terimakasih.
Lalu dia menatapku kembali,dan wajahnya mendekat ke arahku,semakin dekat sampai aku bisa merasakan hembusan nafasnya,aku memejamkan mataku dan bibirnya mulai menyentuh bibirku.Yeah,its my first kiss with Woo Young.
Lalu selama beberapa detik kami tetap seperti itu,tiba-tiba ada cahaya menyilaukan datang dari belakang mobil.
Ternyata setelah kulihat,itiu adalah mobil NichKhun,mereka juga baru pulang.
Gawat kalau NichKhun sampai melihat aku pulang dengan Woo Young,aku ingin segera masuk ke dalam rumah.
"Apa kakak ingin mampir dulu?"tanyaku pada Woo Young.
Aku berharap tidak.Lalu Woo Young bilang,"Tidak,sebaiknya aku pulang karena sudah pukul 7 malam.Salam ya untuk ibumu."
Untunglah,woo young tidak mampir.Thanks God ucapku dalam hati.
"Baiklah,aku masuk dulu kak."jawabku.
"Selamat malam Hyun Sub."kata Woo Young sambil mengecup keningku.
Lalu aku turun dari mobil dan mobil Woo Young menjauh dari rumahku.
Saat aku akan masuk ke dalam rumahku,NichKhun,Victoria dan kakakku turun dari mobil.Aku langsung membungkukkan badan lalu tersenyum pada mereka dan buru-buru masuk ke dalam rumah.
Aku tidak mau NichKhun melihatku memakai kalung couple dan membawa sebuah boneka,karena dia akan tau jika aku baru pulang kencan.
Aku masuk ke dalam rumah tidak perduli apa yang mereka lakukan di luar yang penting aku harus menyembunyikan barang-barang ini.
"Ibu,aku pulang."kataku pada ibu.
"Iya,apa kau mau makan?"tanya ibu dari dapur yang sepertinya sedang memasak makan malam.
"Tidak bu,aku tadi sudah makan."jawabku langsung buru-buru naik.
Benar saja,saat aku akan menutup pintu kamarku mereka semua masuk,untung saja aku sudah masuk ke dalam kamarku.Aku ganti baju dengan baju rumahku.
Lalu,tidak berapa lama kemudian aku turun ke bawah untuk mengambil minum.
"Kau juga baru pulang ya Hyun Sub?"tanya Victoria sambil tersenyum sangat manis di depanku.Khuntoria sedang duduk di ruang tamu sedangkan kakaku mungkin sedang di kamarnya.
NichKhun juga melihatku sambil tersenyum.
Aku baru sadar ternyata memang senyum Victoria sangat manis,pantas saja NichKhun suka dengannya.
"Iya."jawabku datar.
Saat aku ingin naik ke atas,Victoria memanggilku lagi,"Bisakah kau ke sini sebentar?"tanyanya
"Ada apa?"tanyaku sambil menuju ke arahnya.
"Duduklah dulu sebentar."jawabnya sambil tersenyum.
Lalu aku duduk di sofa yang kosong dan Victoria berkata,"Kenapa kau duduk di situ?Ayo pindah,duduklah di sebelahku."katanya sambil menunjuk tempat duduk yang di maksud.
Hah?Apa dia sudah gila?Aku duduk di sebelahnya?Berarti aku duduk antara dia dan NichKhun?Sungguh keadaan yang tidak nyaman untuk dinikmati.Aku merasa seperti tembok diantara mereka berdua.
Dengan terpaksa aku duduk di sebelahnya.
"Nahh,ini aku punya sesuatu untukmu."katanya sambil mengeluarkan bingkisan kecil
"Semoga kau suka ya."katanya lagi sambil tersenyum.
"Terima kasih." ucapku.
"Itu Victoria yang memilih dan membelikannya untukmu.Semoga kau menyukainya."kata NichKhun sambil merangkul pundakku.
OMG!! aku tidak percaya ini.NichKhun merangkul pundakku?Jika bukan karena Victoria mungkin hal ini tidak akan terjadi.Aku jadi bingung harus berterima kasih atau malah semakin tidak menyukainya.
"Aku naik dulu."jawabku pada mereka.
Lalu aku naik ke atas,baru saja aku akan masuk ke dalam kamar, Kak Jun Su keluar dari kamarnya dan berkata,"Selamat malam adikku yang cantik,baru pulang kencan ya?"
Suaranya terdengar sangat keras,sepertinya dia sengaja melakukan itu supaya KhunToria mendengarnya.
"Aishh,diam kau kak."jawabku sambil menutup mulutnya.
"Suaramu jangan terlalu kencang apa tidak bisa?"kataku padanya pelan.
Lalu kak Jun Su mengangguk tanda mengerti.
"Oo,jadi benar kau baru pulang kencan?"teriak kak Jun Su sambil tertawa dan kabur turun ke bawah.
Aku segera berlari menyusulnya,tapi kak Jun Su turun cepat sekali,aku jadi tidak sanggup mengejarnya.
"Aarrgghh,benar-benar kakakku yang satu ini,cari ribut denganku rupanya" gerutuku kesal dalm hati.
"Kak,aku sudah memutuskan untuk memberimu jawaban."kataku pada Woo Young.
"Oh ya?Lalu apa jawabanmu?"tanyanya antusias.
"Aku memutuskan untuk menerimamu sebagai pacarku kak."jawabku singkat
"Benarkah?terima kasih Hyun Sub.Aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi yang terbaik untukmu."katanya sambil menggenggam tanganku.
"Oh iya,ini aku ada sesuatu untukmu."kata Woo Young sambil menyerahkan sebuah kotak padaku.
"Apa ini?"tanyaku
"Bukalah,kau pasti suka."katanya sambil tersenyum.
Waktu aku membukanya,ternyata isinya adalah kalung couple yang tadi aku lihat di toko pernak-pernik.
"Kau suka kan?makanya aku membelinya untukmu.Sini,aku pakaikan."katanya sambil mengambil kalung itu dan memakaikannya di leherku.
"Pakaikan juga untukku."katanya padaku.
Lalu aku mengalungkan kalung itu di lehernya.
Aku menatapnya dan mengucapkan terimakasih.
Lalu dia menatapku kembali,dan wajahnya mendekat ke arahku,semakin dekat sampai aku bisa merasakan hembusan nafasnya,aku memejamkan mataku dan bibirnya mulai menyentuh bibirku.Yeah,its my first kiss with Woo Young.
Lalu selama beberapa detik kami tetap seperti itu,tiba-tiba ada cahaya menyilaukan datang dari belakang mobil.
Ternyata setelah kulihat,itiu adalah mobil NichKhun,mereka juga baru pulang.
Gawat kalau NichKhun sampai melihat aku pulang dengan Woo Young,aku ingin segera masuk ke dalam rumah.
"Apa kakak ingin mampir dulu?"tanyaku pada Woo Young.
Aku berharap tidak.Lalu Woo Young bilang,"Tidak,sebaiknya aku pulang karena sudah pukul 7 malam.Salam ya untuk ibumu."
Untunglah,woo young tidak mampir.Thanks God ucapku dalam hati.
"Baiklah,aku masuk dulu kak."jawabku.
"Selamat malam Hyun Sub."kata Woo Young sambil mengecup keningku.
Lalu aku turun dari mobil dan mobil Woo Young menjauh dari rumahku.
Saat aku akan masuk ke dalam rumahku,NichKhun,Victoria dan kakakku turun dari mobil.Aku langsung membungkukkan badan lalu tersenyum pada mereka dan buru-buru masuk ke dalam rumah.
Aku tidak mau NichKhun melihatku memakai kalung couple dan membawa sebuah boneka,karena dia akan tau jika aku baru pulang kencan.
Aku masuk ke dalam rumah tidak perduli apa yang mereka lakukan di luar yang penting aku harus menyembunyikan barang-barang ini.
"Ibu,aku pulang."kataku pada ibu.
"Iya,apa kau mau makan?"tanya ibu dari dapur yang sepertinya sedang memasak makan malam.
"Tidak bu,aku tadi sudah makan."jawabku langsung buru-buru naik.
Benar saja,saat aku akan menutup pintu kamarku mereka semua masuk,untung saja aku sudah masuk ke dalam kamarku.Aku ganti baju dengan baju rumahku.
Lalu,tidak berapa lama kemudian aku turun ke bawah untuk mengambil minum.
"Kau juga baru pulang ya Hyun Sub?"tanya Victoria sambil tersenyum sangat manis di depanku.Khuntoria sedang duduk di ruang tamu sedangkan kakaku mungkin sedang di kamarnya.
NichKhun juga melihatku sambil tersenyum.
Aku baru sadar ternyata memang senyum Victoria sangat manis,pantas saja NichKhun suka dengannya.
"Iya."jawabku datar.
Saat aku ingin naik ke atas,Victoria memanggilku lagi,"Bisakah kau ke sini sebentar?"tanyanya
"Ada apa?"tanyaku sambil menuju ke arahnya.
"Duduklah dulu sebentar."jawabnya sambil tersenyum.
Lalu aku duduk di sofa yang kosong dan Victoria berkata,"Kenapa kau duduk di situ?Ayo pindah,duduklah di sebelahku."katanya sambil menunjuk tempat duduk yang di maksud.
Hah?Apa dia sudah gila?Aku duduk di sebelahnya?Berarti aku duduk antara dia dan NichKhun?Sungguh keadaan yang tidak nyaman untuk dinikmati.Aku merasa seperti tembok diantara mereka berdua.
Dengan terpaksa aku duduk di sebelahnya.
"Nahh,ini aku punya sesuatu untukmu."katanya sambil mengeluarkan bingkisan kecil
"Semoga kau suka ya."katanya lagi sambil tersenyum.
"Terima kasih." ucapku.
"Itu Victoria yang memilih dan membelikannya untukmu.Semoga kau menyukainya."kata NichKhun sambil merangkul pundakku.
OMG!! aku tidak percaya ini.NichKhun merangkul pundakku?Jika bukan karena Victoria mungkin hal ini tidak akan terjadi.Aku jadi bingung harus berterima kasih atau malah semakin tidak menyukainya.
"Aku naik dulu."jawabku pada mereka.
Lalu aku naik ke atas,baru saja aku akan masuk ke dalam kamar, Kak Jun Su keluar dari kamarnya dan berkata,"Selamat malam adikku yang cantik,baru pulang kencan ya?"
Suaranya terdengar sangat keras,sepertinya dia sengaja melakukan itu supaya KhunToria mendengarnya.
"Aishh,diam kau kak."jawabku sambil menutup mulutnya.
"Suaramu jangan terlalu kencang apa tidak bisa?"kataku padanya pelan.
Lalu kak Jun Su mengangguk tanda mengerti.
"Oo,jadi benar kau baru pulang kencan?"teriak kak Jun Su sambil tertawa dan kabur turun ke bawah.
Aku segera berlari menyusulnya,tapi kak Jun Su turun cepat sekali,aku jadi tidak sanggup mengejarnya.
"Aarrgghh,benar-benar kakakku yang satu ini,cari ribut denganku rupanya" gerutuku kesal dalm hati.
Selasa, 07 Desember 2010
My Dream Come True Ep 3(Part 2/5)
Di dalam mobil aku mencium harum aroma theraphy.
"Apa kau suka wanginnya?"tanya Woo Young padaku.
"Ya,aku suka sekali wangi ini,karena membuat hatiku tenang."jawabku
"Wah,ternyata seleramu sama denganku.Aku sengaja mencari wewangian yang kau suka agar kau nyaman di mobil bersamaku.Lagipula aku juga suka suka wangi aroma therapy."katanya sambil tersenyum.
Sampai di tempat parkir mall tempat kami nonton,waktu aku akan membuka pintu mobil Woo Young berkata,"Jangan turun dulu Hyun Sub,biar aku yang membukakan pintu untukmu."sambil tersenyum manis padaku.
Woo Young baik sekali padaku membukakan pintu mobil,memasang wangi-wangian untukku,andai NichKhun juga seperti itu,Ahh NichKhun lagi pikirku,kenapa pikiranku semua tertuju padanya sich.
"Silahkan turun Hyun Sub."kata Woo Young sambil membukakan pintu mobil dan tersenyum padaku.
"Terima kasih kak."jawabku membalas senyumnya.
Lalu aku jalan dari tempat parkir ke pintu masuk,sampai di pintu masuk Woo Young menggenggam tanganku yang sebelah kanan,jujur aku tidak nyaman dengan keadaan seperti ini,orang yang aku inginkan untuk mengandeng tanganku adalah NichKhun,tapi sepertinya itu adalah hal yang mustahil.Aku membiarkannya mengandeng tanganku karena aku tidak enak atas kebaikan yang Woo Young lakukan padaku.Biarlah aku membuatnya bahagia,walau hanya pura-pura saja.
Lalu kami naik ke atas untuk membeli tiket bioskop.
"Kau mau nonton film apa Hyun Sub?"tanya Woo Young padaku.
"Terserah kakak saja."jawabku
Akhirnya kami memilih film komedi romantis,entah apa judulnya aku lupa.hehe
"Bagaimana kalau kita jalan-jalan dulu?Filmnya dimulai 1 jam lagi."kata woo young
"Baiklah."jawabku singkat
Lalu kami jalan-jalan di dalam mall,masuk ke toko boneka dan bercanda di dalamnya,woo young juga membelikan sebuah boneka teddy bear ukuran sedang warna coklat yang dia bilang katanya mirip aku makanya dia membelinya.hahaha
Sesekali Woo Young merangkul pundakku dan membelai rambutku.Ya,kami mungkin terlihat seperti pasangan.
Lalu kami masuk ke toko buku,ini dia tempat favoriteku.Aku senang membaca buku,begitu juga Woo Young.Setelah itu kami memasuki toko pernak-pernik.Aku melihat sesuatu yang menarik pandanganku.Ya,di pojok sebelah kiri toko ada sebuah kalung couple yang terbuat dari emas putih yang bandulannya berbentuk malaikat cewe-cowo yang masing-masing memegang belahan hati.Wah,indah sekali pikirku.
"Kau suka?"tanya Woo Young
"Ya,aku menyukainya.Bagus sekali."jawabku
Lalu aku pergi melihat barang lain,karena aku tidak tertarik membelinya,untuk apa aku membelinya?aku tidak punya pasangan.NichKhun.Ahh lagi-lagi nama itu muncul dipikiranku.Andai saja aku dan dia adalah pasangan mungkin aku akan membelinnya.
Dari situ,kami pergi ke bioskop,karena film sudah hampir di mulai.
Saat film berlangsung,Woo Young memegang tanganku lagi,kubiarkan agar ia merasa nyaman.Lalu di film itu ada adegan jalan-jalan bersama,aku jadi ingat pasti sekarang kak Jun Su dan KhunToria sedang bersenang-senang.Ah,kenapa mereka lagi yang selalu ada di pikiranku,aku mulai merasa sedih lagi setiap teringat mereka,lebih tepatnya kemesraan mereka.
Film pun berakhir,tidak ada yang menarik untukku,lalu saat aku keluar dari bioskop,aku mencari HP ku di dalam tas,aku ingin sms Chan Sung untuk memberitaukan bahwa besok pagi datng lebih awal karna ada yang ingin kau ceritakan,sedangkan Woo Young seonbae sedang membeli minuman di bioskop.Karena terlalu sibuk mecari hp dalam tasku,aku menabrak seorang pria yang sedang membawa minuman dan minumannya tumpah membasahi kemejanya.
Orang itu bilang,"Hey kau!Tidak punya mata ya?Kalau jalan lihat-lihat donk!Jangan jalan sambil menunduk!Dasar Bodoh!"katanya sambil teriak di depan wajahku.
Aku kaget,tidak ada orang yang pernah membentakku seperti itu.Tak terasa,air mataku menetes.
"Maafkan aku,aku tidak sengaja."jawabku dengan suara bergetar.
"Apa?Maaf katamu?Kau tidak lihat kemejaku basah semua akibat ulahmu?"jawabnya dengan tatapan marah.
Lalu Woo Young seonbae datang dan berdiri di depanku sambil berkata pada cowo itu,"Kau tidak dengar dia sudah minta maaf padamu?Dia itu perempuan!"kata Woo Young seonbae sambil berteriak.
Aku hanya menangis di balik punggungnya.
"Maaf saja tidak cukup,lihat kemejaku basah semua!"kata orang itu sambil menunjuk kemejanya.
"Ini,ambil semuanya untuk membeli kemejamu yang baru."kata Woo Young sambil memberikan sejumlah uang.
Lalu orang itu pergi dan Woo Young membalikan badannya melihatku menangis.
Dia memelukku dan berkata,"Sudah Hyun Sub,dia sudah pergi.Semuanya sudah berlalu."katanya sambil membelai rambutku
Tangisku semakin menjadi di dalam pelukannya.Aku menangis bukan hanya karena dibentak,tapi meningatkanku pada kejadian waktu aku SMP dulu,saat aku pulang sekolah ada 2preman yang memalakku,aku takut dan menagis,lalu NichKhun datang menolongku yang akhirnnya dia jadi babak belur karena dikeroyok preman itu.
Aku sedih mengingat hal itu,kenapa dia mau berkorban demi aku?NICHKHUUUUUNNNNNNN....Jujur,aku ingin sekali meneriakkan namanya sekencang-kencangnya seperti itu sampai suara ku habis,tapi itu tidak mungkin terjadi..
Tangisku sudah berhenti dan kamipun tiba di tempat parkir,aku berjalan sambil bengong dan hampir saja kepalaku membentur pintu mobil yang belum dibuka.Untung tangan Woo Young melindungi keningku,jika tidak mungkin keningku sudah benjol seperti kemarin.
"Aduh."kataku sambil memegang kening.
"Maaf ka."kataku pada Woo Young
"Hati-hati Hyun Sub,sudahlah tidak perlu dipikirkan kejadian yang tadi,itu sudah berlalu."katanya padaku
"Terima kasih kak."jawabku sambil menatapnya.
Lalu dia menatapku kembali dan mendekatkan wajahnya ke wajahku,kedua tangannya berada di samping kedua tanganku,badanku sudah menyentuh badan mobil.
Wajahnya semakin dekat,semakin dekat dan ketika ciuman itu hampir terjadi aku mengingat wajah NichKhun dan berkata,"Bisakah kita pulang sekarang?"
Terlihat mimik kecewa di wajah Woo Young,"Ya,ayo kita pulang."jawabnya lesu.
"Maaf kak,aku membuatmu kecewa,aku tidak tau kenapa aku tidak bisa menerima ciuman itu darimu.Kenapa aku malah memikirkan Nichkhun."kataku dalam hati.
"Apa kau suka wanginnya?"tanya Woo Young padaku.
"Ya,aku suka sekali wangi ini,karena membuat hatiku tenang."jawabku
"Wah,ternyata seleramu sama denganku.Aku sengaja mencari wewangian yang kau suka agar kau nyaman di mobil bersamaku.Lagipula aku juga suka suka wangi aroma therapy."katanya sambil tersenyum.
Sampai di tempat parkir mall tempat kami nonton,waktu aku akan membuka pintu mobil Woo Young berkata,"Jangan turun dulu Hyun Sub,biar aku yang membukakan pintu untukmu."sambil tersenyum manis padaku.
Woo Young baik sekali padaku membukakan pintu mobil,memasang wangi-wangian untukku,andai NichKhun juga seperti itu,Ahh NichKhun lagi pikirku,kenapa pikiranku semua tertuju padanya sich.
"Silahkan turun Hyun Sub."kata Woo Young sambil membukakan pintu mobil dan tersenyum padaku.
"Terima kasih kak."jawabku membalas senyumnya.
Lalu aku jalan dari tempat parkir ke pintu masuk,sampai di pintu masuk Woo Young menggenggam tanganku yang sebelah kanan,jujur aku tidak nyaman dengan keadaan seperti ini,orang yang aku inginkan untuk mengandeng tanganku adalah NichKhun,tapi sepertinya itu adalah hal yang mustahil.Aku membiarkannya mengandeng tanganku karena aku tidak enak atas kebaikan yang Woo Young lakukan padaku.Biarlah aku membuatnya bahagia,walau hanya pura-pura saja.
Lalu kami naik ke atas untuk membeli tiket bioskop.
"Kau mau nonton film apa Hyun Sub?"tanya Woo Young padaku.
"Terserah kakak saja."jawabku
Akhirnya kami memilih film komedi romantis,entah apa judulnya aku lupa.hehe
"Bagaimana kalau kita jalan-jalan dulu?Filmnya dimulai 1 jam lagi."kata woo young
"Baiklah."jawabku singkat
Lalu kami jalan-jalan di dalam mall,masuk ke toko boneka dan bercanda di dalamnya,woo young juga membelikan sebuah boneka teddy bear ukuran sedang warna coklat yang dia bilang katanya mirip aku makanya dia membelinya.hahaha
Sesekali Woo Young merangkul pundakku dan membelai rambutku.Ya,kami mungkin terlihat seperti pasangan.
Lalu kami masuk ke toko buku,ini dia tempat favoriteku.Aku senang membaca buku,begitu juga Woo Young.Setelah itu kami memasuki toko pernak-pernik.Aku melihat sesuatu yang menarik pandanganku.Ya,di pojok sebelah kiri toko ada sebuah kalung couple yang terbuat dari emas putih yang bandulannya berbentuk malaikat cewe-cowo yang masing-masing memegang belahan hati.Wah,indah sekali pikirku.
"Kau suka?"tanya Woo Young
"Ya,aku menyukainya.Bagus sekali."jawabku
Lalu aku pergi melihat barang lain,karena aku tidak tertarik membelinya,untuk apa aku membelinya?aku tidak punya pasangan.NichKhun.Ahh lagi-lagi nama itu muncul dipikiranku.Andai saja aku dan dia adalah pasangan mungkin aku akan membelinnya.
Dari situ,kami pergi ke bioskop,karena film sudah hampir di mulai.
Saat film berlangsung,Woo Young memegang tanganku lagi,kubiarkan agar ia merasa nyaman.Lalu di film itu ada adegan jalan-jalan bersama,aku jadi ingat pasti sekarang kak Jun Su dan KhunToria sedang bersenang-senang.Ah,kenapa mereka lagi yang selalu ada di pikiranku,aku mulai merasa sedih lagi setiap teringat mereka,lebih tepatnya kemesraan mereka.
Film pun berakhir,tidak ada yang menarik untukku,lalu saat aku keluar dari bioskop,aku mencari HP ku di dalam tas,aku ingin sms Chan Sung untuk memberitaukan bahwa besok pagi datng lebih awal karna ada yang ingin kau ceritakan,sedangkan Woo Young seonbae sedang membeli minuman di bioskop.Karena terlalu sibuk mecari hp dalam tasku,aku menabrak seorang pria yang sedang membawa minuman dan minumannya tumpah membasahi kemejanya.
Orang itu bilang,"Hey kau!Tidak punya mata ya?Kalau jalan lihat-lihat donk!Jangan jalan sambil menunduk!Dasar Bodoh!"katanya sambil teriak di depan wajahku.
Aku kaget,tidak ada orang yang pernah membentakku seperti itu.Tak terasa,air mataku menetes.
"Maafkan aku,aku tidak sengaja."jawabku dengan suara bergetar.
"Apa?Maaf katamu?Kau tidak lihat kemejaku basah semua akibat ulahmu?"jawabnya dengan tatapan marah.
Lalu Woo Young seonbae datang dan berdiri di depanku sambil berkata pada cowo itu,"Kau tidak dengar dia sudah minta maaf padamu?Dia itu perempuan!"kata Woo Young seonbae sambil berteriak.
Aku hanya menangis di balik punggungnya.
"Maaf saja tidak cukup,lihat kemejaku basah semua!"kata orang itu sambil menunjuk kemejanya.
"Ini,ambil semuanya untuk membeli kemejamu yang baru."kata Woo Young sambil memberikan sejumlah uang.
Lalu orang itu pergi dan Woo Young membalikan badannya melihatku menangis.
Dia memelukku dan berkata,"Sudah Hyun Sub,dia sudah pergi.Semuanya sudah berlalu."katanya sambil membelai rambutku
Tangisku semakin menjadi di dalam pelukannya.Aku menangis bukan hanya karena dibentak,tapi meningatkanku pada kejadian waktu aku SMP dulu,saat aku pulang sekolah ada 2preman yang memalakku,aku takut dan menagis,lalu NichKhun datang menolongku yang akhirnnya dia jadi babak belur karena dikeroyok preman itu.
Aku sedih mengingat hal itu,kenapa dia mau berkorban demi aku?NICHKHUUUUUNNNNNNN....Jujur,aku ingin sekali meneriakkan namanya sekencang-kencangnya seperti itu sampai suara ku habis,tapi itu tidak mungkin terjadi..
Tangisku sudah berhenti dan kamipun tiba di tempat parkir,aku berjalan sambil bengong dan hampir saja kepalaku membentur pintu mobil yang belum dibuka.Untung tangan Woo Young melindungi keningku,jika tidak mungkin keningku sudah benjol seperti kemarin.
"Aduh."kataku sambil memegang kening.
"Maaf ka."kataku pada Woo Young
"Hati-hati Hyun Sub,sudahlah tidak perlu dipikirkan kejadian yang tadi,itu sudah berlalu."katanya padaku
"Terima kasih kak."jawabku sambil menatapnya.
Lalu dia menatapku kembali dan mendekatkan wajahnya ke wajahku,kedua tangannya berada di samping kedua tanganku,badanku sudah menyentuh badan mobil.
Wajahnya semakin dekat,semakin dekat dan ketika ciuman itu hampir terjadi aku mengingat wajah NichKhun dan berkata,"Bisakah kita pulang sekarang?"
Terlihat mimik kecewa di wajah Woo Young,"Ya,ayo kita pulang."jawabnya lesu.
"Maaf kak,aku membuatmu kecewa,aku tidak tau kenapa aku tidak bisa menerima ciuman itu darimu.Kenapa aku malah memikirkan Nichkhun."kataku dalam hati.
Senin, 06 Desember 2010
My Dream Come True Ep 3(Part 1/5)
Krrrriiiiiiinnnggggggg...
Jam wekerku berdering kencang sekali pagi ini,setelah kulihat ternyata sudah pukul 7 pagi.Saatnya aku bangun.
Aku melihat diriku di cermin,mataku sudah terlihat lebih baik,tidak seperti kemarin.
Aku turun ke bawah dan mendapati Kak Jun Su sedang membereskan barang tanda dia akan pergi bersama KhunToria itu.
"Selamat pagi kak,hari yang cerah ya."sapaku basa basi
"Oh,kau Hyun Sub,sudah bangun kau rupanya?"katanya sambil mengacak-acak rambutku
"Ihh kau ini,kau jadi pergi bersama NichKhun dan Victoria?Memangnya kau akan pergi jam berapa?"tanyaku sambil merapikan rambut.
"Ya begitulah,NichKhun bilang akan menjemputku jam 11,apa kau ikut?"tanyanya sambil mengemasi barang.
"Sudah pasti tidak kak,aku tidak ingin melihat mereka.Lagipula hari ini aku ada janji mau pergi nonton."jawabku
"Dengan siapa?Pasti si Woo Young kan?"tanya kak Jun Su
"Kalau kau tau,untuk apa bertanya padaku?"jawabku jutek.
"Jangan jutek adikku yang cantik,sudah sana siap-siap kencan,jangan mengangguku."katanya sambil mencubit pipiku.
"Aduh,kau ini.Siapa yang ingin pergi kencan?Dasar."jawabku sambil pergi.
Tak terasa waktu sudah jam setengah 10 pagi,aku siap" akan pergi dengan Woo Young,bajuku dan rambutku juga sudah ditata rapi,ya aku berharap hari ini menyenangkan,karena hari ini adalah hari pertama aku merasa ingin memulai hidupku yang baru setelah apa yang kualami kemarin.
Ada suara mobil berhenti di depan rumahku,dugaanku pasti itu mobilnya Woo Young seonbae,ternyata setelah aku buka pintu yang datang malah KhunToria.
"Rupanya kau sudah siap ya Hyun Sub?"tanya Victoria sambil tersenyum
"Euh,maaf,aku tidak ikut kalian pergi karna ada janji."jawabku
"Jadi,kau tidak ikut?sayang sekali padahal kami ingin kau ikut Hyun Sub,iya kan Victoria?"kata NichKhun sambil merangkul pundak Victoria.
"Aissh,bisa tidak kalian tidak pamer kemesraan di depanku?"gerutuku kesal dalam hati.
Hatiku mulai merasa sedih lagi,ahh tidak aku tidak boleh menangis lagi.
"Iya,aku ada janji hari ini,silahkan masuk."kataku
Lalu mereka berdua masuk dan aku lihat NichKhun merangkul pundak Victoria.
Huuh aku tidak tahan melihat ini,serasa ingin menangis lagi,tapi aku tidak bisa menangis,aku harus kuat dan aku harus bisa melupakan NichKhun.
Lalu,terdengar suara mobil berhenti di depan rumahku,kali ini sudah pasti dia adalah Woo Young seonbae,aku langsung mengambil tasku,"Aku berangkat ya bu."kataku pada ibu.
"Hati-hati di jalan Hyun Sub."jawab ibu.
Ya,aku langsung keluar dan masuk ke dalam mobil Woo Young seonbae,aku merasa lega dan ingin cepat-cepat pergi meninggalkan rumah itu.
"Sudah siap pergi nona manis?"tanya woo young
"Aku sudah siap kak."jawabku
Lalu tiba-tiba woo young seonbae mendekatkan badannya ke arahku,semakin dekat dan dekat,dan terpasang lah sabuk pengamanku.hahaha
Membuatku gugup saja."Terima kasih kak."kataku
"Sama-sama Hyun Sub.Jadi kita brangkat sekarang?"jawab woo young.
"Baiklah,ayo kita pergi."jawabku senang.
Aku tau NichKhun melihatku pergi tadi,aku sadar dia memperhatikan gerak-gerikku sedari tadi,tapi biarlah,aku tidak ingin berharap lagi,karena aku takut kecewa untuk kedua kalinya.
Mobilpun melaju meninggalkan rumahku.
Jam wekerku berdering kencang sekali pagi ini,setelah kulihat ternyata sudah pukul 7 pagi.Saatnya aku bangun.
Aku melihat diriku di cermin,mataku sudah terlihat lebih baik,tidak seperti kemarin.
Aku turun ke bawah dan mendapati Kak Jun Su sedang membereskan barang tanda dia akan pergi bersama KhunToria itu.
"Selamat pagi kak,hari yang cerah ya."sapaku basa basi
"Oh,kau Hyun Sub,sudah bangun kau rupanya?"katanya sambil mengacak-acak rambutku
"Ihh kau ini,kau jadi pergi bersama NichKhun dan Victoria?Memangnya kau akan pergi jam berapa?"tanyaku sambil merapikan rambut.
"Ya begitulah,NichKhun bilang akan menjemputku jam 11,apa kau ikut?"tanyanya sambil mengemasi barang.
"Sudah pasti tidak kak,aku tidak ingin melihat mereka.Lagipula hari ini aku ada janji mau pergi nonton."jawabku
"Dengan siapa?Pasti si Woo Young kan?"tanya kak Jun Su
"Kalau kau tau,untuk apa bertanya padaku?"jawabku jutek.
"Jangan jutek adikku yang cantik,sudah sana siap-siap kencan,jangan mengangguku."katanya sambil mencubit pipiku.
"Aduh,kau ini.Siapa yang ingin pergi kencan?Dasar."jawabku sambil pergi.
Tak terasa waktu sudah jam setengah 10 pagi,aku siap" akan pergi dengan Woo Young,bajuku dan rambutku juga sudah ditata rapi,ya aku berharap hari ini menyenangkan,karena hari ini adalah hari pertama aku merasa ingin memulai hidupku yang baru setelah apa yang kualami kemarin.
Ada suara mobil berhenti di depan rumahku,dugaanku pasti itu mobilnya Woo Young seonbae,ternyata setelah aku buka pintu yang datang malah KhunToria.
"Rupanya kau sudah siap ya Hyun Sub?"tanya Victoria sambil tersenyum
"Euh,maaf,aku tidak ikut kalian pergi karna ada janji."jawabku
"Jadi,kau tidak ikut?sayang sekali padahal kami ingin kau ikut Hyun Sub,iya kan Victoria?"kata NichKhun sambil merangkul pundak Victoria.
"Aissh,bisa tidak kalian tidak pamer kemesraan di depanku?"gerutuku kesal dalam hati.
Hatiku mulai merasa sedih lagi,ahh tidak aku tidak boleh menangis lagi.
"Iya,aku ada janji hari ini,silahkan masuk."kataku
Lalu mereka berdua masuk dan aku lihat NichKhun merangkul pundak Victoria.
Huuh aku tidak tahan melihat ini,serasa ingin menangis lagi,tapi aku tidak bisa menangis,aku harus kuat dan aku harus bisa melupakan NichKhun.
Lalu,terdengar suara mobil berhenti di depan rumahku,kali ini sudah pasti dia adalah Woo Young seonbae,aku langsung mengambil tasku,"Aku berangkat ya bu."kataku pada ibu.
"Hati-hati di jalan Hyun Sub."jawab ibu.
Ya,aku langsung keluar dan masuk ke dalam mobil Woo Young seonbae,aku merasa lega dan ingin cepat-cepat pergi meninggalkan rumah itu.
"Sudah siap pergi nona manis?"tanya woo young
"Aku sudah siap kak."jawabku
Lalu tiba-tiba woo young seonbae mendekatkan badannya ke arahku,semakin dekat dan dekat,dan terpasang lah sabuk pengamanku.hahaha
Membuatku gugup saja."Terima kasih kak."kataku
"Sama-sama Hyun Sub.Jadi kita brangkat sekarang?"jawab woo young.
"Baiklah,ayo kita pergi."jawabku senang.
Aku tau NichKhun melihatku pergi tadi,aku sadar dia memperhatikan gerak-gerikku sedari tadi,tapi biarlah,aku tidak ingin berharap lagi,karena aku takut kecewa untuk kedua kalinya.
Mobilpun melaju meninggalkan rumahku.
Minggu, 05 Desember 2010
My Dream Come True Ep 2(part 5/5)
Di dalam rumah terasa sangat sepi,kurasa hanya ada ibu dan aku.
"Aku pulang bu."kataku pada ibu.
"Dari mana saja Hyun Sub?"suara ibu terdengar dari dapur.
Untunglah ibu ada di dapur,jadi aku tidak perlu menunduk untuk menutupi mataku yang habis menangis.Apalagi jika ibu tau aku menangis karna NichKhun,ibu bisa-bisa tidak akan membiarkan NichKhun masuk lagi ke dalam rumahku.
"Aku ada urusan sebentar di kampus,kak Jun Su belum pulang bu?"tanyaku basa basi
"Belum,apa kau mau makan?Oh ya,tadi ada yang ke sini mencarimu namanya Woo Young,anaknya ramah sekali.Dia sudah menunggumu selama 3 jam,ibu menyuruhnya masuk tapi dia tidak mau,katanya dia ingin di luar saja.Dia juga memberikan sesuatu padamu,ibu meletakkanya di atas ranjangmu.Siapa dia?Pacarmu ya?"tanya ibu
"Tidak bu,aku tidak lapar.Oh,iya tadi aku sudah menemuinya di luar,dia juga menitipkan salam dan ucapan terima kasih untuk ibu.Dia bukan pacarku bu.Aku lelah ingin istirahat,bisa tolong buatkan aku teh jahe madu hangat?"pintaku pada ibu.
"Baiklah,nanti ibu buatkan."jawab ibu mengakhiri obrolan.
Aku langsung naik ke kamarku di lantai atas,lalu aku mengisi baterai Hp ku,setelah Hp ku menyala ternyata ada 43 pesan masuk dan 28 missed call semuanya dari woo young seonbae.Dia menungguku selama 3 jam?Astaga,itu bukan waktu yang singkat,maaf kak Woo Young sudah membuatmu menunggu dan mengkhawatirkan aku.
Lalu aku melihat di atas ranjangku ada sebuah bingkisan,setelah kubuka ternyata isinya adalah bingkai foto berbentuk love berwarna merah yang fotonya adalah foto waktu aku dan woo young pertama kali berkenalan dalam acara ospek kampus,dan dia memintaku untuk berfoto dengannya.
Aku tersenyum kecil melihatnya,aku tidak menyangka dia sampai membuat ini untukku.
Lalu aku mandi dan ibu masuk ke dalam kamarku.
"Hyun sub,tehnya ibu letakkan di mejamu ya."kata ibu
"Iya bu."sahutku.
Selesai mandi,aku meminum teh hangat itu dan tidak lama kemudian karna saking lelahnya menangis aku tertidur.
Setelah 2 jam aku tertidur,akhirnya aku bangun.Aku melihat ada 1 pesan masuk dari Woo Young yang isinya,"Hyun sub,kau sedang apa?kuharap kau suka hadiah yang kuberikan padamu."
Aku tidak langsung membalasnya,nanti sajalah pikirku.
Aku turun ke bawah dan ternyata di ruang tamu ada "NichKhun sedang duduk seorang diri tanpa Victoria menemaninya,ahh kenapa aku selalu memikirkan KhunToria?"pikirku dalam hati.Dia melihatku dan bilang,"Hai hyun sub,sudah bangun ya?"sambil tersenyum
Aku tidak berkata apa-apa hanya tersenyum datar saja,.
Aku benci melihat senyuman dan tampangnya yang cute itu,senyum yang biasa diberikannya padaku tidak semanis senyum yang diberikannya pada Victoria.
Aku mulai merasa sedih lagi saat kuingat kejadian yang kualami di kampus tadi.
Buru-buru aku langsung mengambil roti isi yang ada di meja makan dan segelas susu coklat hangat.
Aku sadar bahwa NichKhun melihat dan memperhatikan apa yang aku lakukan,tapi aku tidak akan berbuat apa-apa.Mulai sekarang aku akan berusaha untuk menjauh darinya.
Aku naik ke atas dan bertemu kakakku.
"Hey Hyun sub,sudah bangun kau rupanya?"tanyanya
Tapi aku diam saja,tidak menjawab apa-apa,dan tanpa kusadari lagi,air mataku mulai membasahi pipiku lagi.
Aku masuk ke kamar ku dan duduk di depan meja komputer.
Aku menangis lagi sambil menunduk,aku merasa sangat sedih dan tidak berdaya.Orang yang kusukai memilih orang lain buka diriku.Hatiku terasa sangat sakit,aku tidak ingin merasakan ini,tapi apa yang bisa kulakukan jika semua sudah terjadi.
Tak terasa aku sudah menangis lagi selama setengah jam,lalu ibu memanggilku turun untuk makan malam.
Aku turun dan duduk di meja makan,semua orang memandang ke arahku,NichKhun juga.
"Ahh kenapa dia juga ikut makan malam bersama?"pikirku dalam hati.
"Hyun Sub,ada apa dengan mata dan keningmu?Kau seperti orang habis menangis"tanya kak Jun Su
NichKhun langsung melihat ke arahku.
"Tidak apa-apa,aku habis menonton film yang sangat sedih hingga membuatku menangis,kalo keningku ini karna aku terjatuh tadi siang di kampus."jawabku singkat
Lalu NichKhun pindah dari bangkunya dan duduk di sebelahku.
"Coba kulihat."katanya sambil mengangkat poniku dan melihat plester yang ada di keningku.
Oh My God,wajahnya yang cute,suaranya,perhatiannya,kebaikannya membuatku serasa ingin gila.Aku tidak ingin dia melakukan ini,tapi aku juga ingin diperhatikan seperti ini oleh orang yang aku suka.
"Tidak apa-apa ya?hanya memar sedikit.Lain kali hati-hati ya."katanya lembut sambil tersenyum hangat.
"Thanks."jawabku datar
Astaga,aku tidak bisa membayangkan hal ini,di satu sisi aku merasa senang,tapi di sisi lain aku juga merasa sedih.Semua rasa bercampur menjadi 1.
"Oh ya,besok hari besar dan kita semua libur,aku ingin mengajak kalian jalan-jalan bagaimana?"tanya NichKhun
"Memank kau ingin pergi kemana?"tanya Kak Jun Su.
"Aku ingin mengajak Victoria keliling kota ini,tapi aku kan tidak begitu tau jadi aku ingin mengajak kalian bersama ku juga."jawabnya dengan wajah bahagia
Saat mendengar hal ini,aku langsung tersedak dan minum air.
"Kau kenapa Hyun Sub?"tanya kak Jun Su
"Lihat besok saja NichKhun,aku akan mengabarimu besok."lanjut kak Jun Su
"Tidak apa-apa."jawabku
"Baiklah."kata NichKhun
"Apa NichKhun sudah gila,mengajak kami jalan-jalan dan membawa Victoria?Mau jadi apa aku di sana?Yang ada aku hanya jadi kambing congek yang melihat mereka bermesraan bagai dunia milik berdua.Tadi saja aku sudah menangis,apalagi besok?bisa-bisa aku akan bunuh diri di depan NichKhun.
Membayangkannya saja sudah membuatku terasa sakit,apalagi jika aku ikut pergi dengan mereka?"gerutuku dalam hati
"Aku sudah selesai makan."kataku pada semua.
Lalu saat aku akan beranjak dari meja makan,NichKhun juga selesai makan dan bicara padaku,"Hyun Sub,bisakah kita bicara sebentar?"tanyanya sambil tersenyum padaku.
Jujur,aku malas bicara dengannya dan melihat wajahnya,senyumnya itu semua mengingatkanku pada kejadian tadi siang yang paling menyakitkan untuk kulihat.
"Tapi sebentar saja,aku ada tugas."jawabku datar.
Lalu NichKhun mengajakku bicara di ruang tamu.
"Hyun sub,hari ini kau kelihatan berbeda dari biasanya,sepertinya kau menjauhiku ya?Apa aku punya salah padamu?"tanya NichKhun padaku
"Baguslah jika dia menyadarinya."jawabku dalam hati.
"Tidak,mungkin hanya perasaan kakak saja."jawabku singkat.
"Berarti kau tidak ada masalah kan denganku?Bisakah aku minta tolong padamu?"tanya NichKhun
"Minta tolong apa?"jawabku tanpa melihat wajahnya,karna itu akan membuatku semakin merasa sakit hati.
"Tolong kau temani Victoria jalan-jalan ya hari sabtu ini,aku sibuk jadi tidak bisa menemaninya.Lagi pula dia ingin punya teman wanita."kata NichKhun
"Apa?Dia sudah gila ya?Aku harus menemani orang yang tidak ingin kulihat jalan-jalan?Apa aku tidak salah dengar?Victoria ingin punya teman perempuan,tapi kenapa aku orangnya?Aku tidak percaya ini."pikirku sambil melamun.
"Hey Hyun Sub."kata NichKhun sambil melambaikan tangannya di depan wajahku.
"Ahh,iya.Aku tidak tau kak.Lihat nanti ya."jawabku dengan wajah lesu.
"Baiklah,tapi aku mohon usahakan ya bisa menemaninya."katanya sambil memasang tampang cutenya yang cewe manapun jika melihatnya tidak akan mengalihkan pandangannya dari wajah NichKhun.
"Semoga."kataku sambil meninggalkan NichKhun di ruang tamu.
Aku kembali ke kamar dan duduk di depan meja komputerku.
Aku tidak percaya ini,kenapa NichKhun memilihku untuk menemani Victoria itu?
Memangnya teman-teman cewenya yang lain tidak bisa apa?Apa yang harus aku perbuat dengan orang yang tidak kusuka?Aisshh ini sangat menganggu pikiranku.
Lalu aku ingat belum membalas pesan dari Woo Young.
"Aku baru selesai makan malam,kakak sedang apa?Aku suka sekali kadonya mengingatkan aku pada kakak."balasku.
Dan pesan pun terkirim.
Woo Young seonbae membalas,"Aku sedang memikirkanmu..hehe ^^v.Ya,aku memang sengaja memberikanmu hadiah itu agar kau selalu ingat padaku. :D Besok libur,apa kau pergi nonton film bersamaku?"
Aku pikir waktunya tepat sekali,lebih baik aku pergi dengan Woo Young dari pada harus ikut pergi bersama KhunToria dan kak Jun Su.
"Bisa saja Woo Young seonbae ini.Hmm,baiklah.Besok kakak jemput ke rumahku jam berapa?"balasku
"Aku akan menjemputmu jam 10 pagi,bagaimana?"balasnya
"Baiklah kalau begitu,sampai bertemu besok.Selamat malam Kak Woo Young."balasku mengakhiri obrolan.
"Selamat malam juga Hyun Sub,semoga mimpimu indah."balasnya singkat
Ada pesan masuk lagi ternyata dari Chan Sung "Hyun Sub,maaf aku tadi sangat sibuk hingga tidak bisa mendengarkan ceritamu.Aku ingin mendengarnya,bagaimana jika besok aku ke rumahmu."begitulah bunyi pesannya.
"Maaf Chan Sung,besok aku ada janji,nanti saja di sekolah baru kuceritakan padamu ya?"balasku
"Baiklah,sekali lagi aku minta maaf ya."balas chan sung.
Aku duduk termenung memandangi foto yang tadi diberikan Woo Young,tidak disangka dia masih menyimpan ini dan memberikannya padaku.
Hmm,pikiranku dihantui banyak pertanyaan,kenapa NichKhun meminta aku untuk menemani Victoria?Kenapa dia menyadari bahwa aku menjauhi dirinya?Kenapa Victoria harus datang ke sini dan menemui NichKhun?Ah,1 hal lagi yang hampir saja terlupakan,jawaban apa yang harus aku berikan pada woo young seonbae?
Terlalu banyak pertanyaan sehingga akupun bingung harus menjawab apa.
Tak sadar akupun tertidur.
"Aku pulang bu."kataku pada ibu.
"Dari mana saja Hyun Sub?"suara ibu terdengar dari dapur.
Untunglah ibu ada di dapur,jadi aku tidak perlu menunduk untuk menutupi mataku yang habis menangis.Apalagi jika ibu tau aku menangis karna NichKhun,ibu bisa-bisa tidak akan membiarkan NichKhun masuk lagi ke dalam rumahku.
"Aku ada urusan sebentar di kampus,kak Jun Su belum pulang bu?"tanyaku basa basi
"Belum,apa kau mau makan?Oh ya,tadi ada yang ke sini mencarimu namanya Woo Young,anaknya ramah sekali.Dia sudah menunggumu selama 3 jam,ibu menyuruhnya masuk tapi dia tidak mau,katanya dia ingin di luar saja.Dia juga memberikan sesuatu padamu,ibu meletakkanya di atas ranjangmu.Siapa dia?Pacarmu ya?"tanya ibu
"Tidak bu,aku tidak lapar.Oh,iya tadi aku sudah menemuinya di luar,dia juga menitipkan salam dan ucapan terima kasih untuk ibu.Dia bukan pacarku bu.Aku lelah ingin istirahat,bisa tolong buatkan aku teh jahe madu hangat?"pintaku pada ibu.
"Baiklah,nanti ibu buatkan."jawab ibu mengakhiri obrolan.
Aku langsung naik ke kamarku di lantai atas,lalu aku mengisi baterai Hp ku,setelah Hp ku menyala ternyata ada 43 pesan masuk dan 28 missed call semuanya dari woo young seonbae.Dia menungguku selama 3 jam?Astaga,itu bukan waktu yang singkat,maaf kak Woo Young sudah membuatmu menunggu dan mengkhawatirkan aku.
Lalu aku melihat di atas ranjangku ada sebuah bingkisan,setelah kubuka ternyata isinya adalah bingkai foto berbentuk love berwarna merah yang fotonya adalah foto waktu aku dan woo young pertama kali berkenalan dalam acara ospek kampus,dan dia memintaku untuk berfoto dengannya.
Aku tersenyum kecil melihatnya,aku tidak menyangka dia sampai membuat ini untukku.
Lalu aku mandi dan ibu masuk ke dalam kamarku.
"Hyun sub,tehnya ibu letakkan di mejamu ya."kata ibu
"Iya bu."sahutku.
Selesai mandi,aku meminum teh hangat itu dan tidak lama kemudian karna saking lelahnya menangis aku tertidur.
Setelah 2 jam aku tertidur,akhirnya aku bangun.Aku melihat ada 1 pesan masuk dari Woo Young yang isinya,"Hyun sub,kau sedang apa?kuharap kau suka hadiah yang kuberikan padamu."
Aku tidak langsung membalasnya,nanti sajalah pikirku.
Aku turun ke bawah dan ternyata di ruang tamu ada "NichKhun sedang duduk seorang diri tanpa Victoria menemaninya,ahh kenapa aku selalu memikirkan KhunToria?"pikirku dalam hati.Dia melihatku dan bilang,"Hai hyun sub,sudah bangun ya?"sambil tersenyum
Aku tidak berkata apa-apa hanya tersenyum datar saja,.
Aku benci melihat senyuman dan tampangnya yang cute itu,senyum yang biasa diberikannya padaku tidak semanis senyum yang diberikannya pada Victoria.
Aku mulai merasa sedih lagi saat kuingat kejadian yang kualami di kampus tadi.
Buru-buru aku langsung mengambil roti isi yang ada di meja makan dan segelas susu coklat hangat.
Aku sadar bahwa NichKhun melihat dan memperhatikan apa yang aku lakukan,tapi aku tidak akan berbuat apa-apa.Mulai sekarang aku akan berusaha untuk menjauh darinya.
Aku naik ke atas dan bertemu kakakku.
"Hey Hyun sub,sudah bangun kau rupanya?"tanyanya
Tapi aku diam saja,tidak menjawab apa-apa,dan tanpa kusadari lagi,air mataku mulai membasahi pipiku lagi.
Aku masuk ke kamar ku dan duduk di depan meja komputer.
Aku menangis lagi sambil menunduk,aku merasa sangat sedih dan tidak berdaya.Orang yang kusukai memilih orang lain buka diriku.Hatiku terasa sangat sakit,aku tidak ingin merasakan ini,tapi apa yang bisa kulakukan jika semua sudah terjadi.
Tak terasa aku sudah menangis lagi selama setengah jam,lalu ibu memanggilku turun untuk makan malam.
Aku turun dan duduk di meja makan,semua orang memandang ke arahku,NichKhun juga.
"Ahh kenapa dia juga ikut makan malam bersama?"pikirku dalam hati.
"Hyun Sub,ada apa dengan mata dan keningmu?Kau seperti orang habis menangis"tanya kak Jun Su
NichKhun langsung melihat ke arahku.
"Tidak apa-apa,aku habis menonton film yang sangat sedih hingga membuatku menangis,kalo keningku ini karna aku terjatuh tadi siang di kampus."jawabku singkat
Lalu NichKhun pindah dari bangkunya dan duduk di sebelahku.
"Coba kulihat."katanya sambil mengangkat poniku dan melihat plester yang ada di keningku.
Oh My God,wajahnya yang cute,suaranya,perhatiannya,kebaikannya membuatku serasa ingin gila.Aku tidak ingin dia melakukan ini,tapi aku juga ingin diperhatikan seperti ini oleh orang yang aku suka.
"Tidak apa-apa ya?hanya memar sedikit.Lain kali hati-hati ya."katanya lembut sambil tersenyum hangat.
"Thanks."jawabku datar
Astaga,aku tidak bisa membayangkan hal ini,di satu sisi aku merasa senang,tapi di sisi lain aku juga merasa sedih.Semua rasa bercampur menjadi 1.
"Oh ya,besok hari besar dan kita semua libur,aku ingin mengajak kalian jalan-jalan bagaimana?"tanya NichKhun
"Memank kau ingin pergi kemana?"tanya Kak Jun Su.
"Aku ingin mengajak Victoria keliling kota ini,tapi aku kan tidak begitu tau jadi aku ingin mengajak kalian bersama ku juga."jawabnya dengan wajah bahagia
Saat mendengar hal ini,aku langsung tersedak dan minum air.
"Kau kenapa Hyun Sub?"tanya kak Jun Su
"Lihat besok saja NichKhun,aku akan mengabarimu besok."lanjut kak Jun Su
"Tidak apa-apa."jawabku
"Baiklah."kata NichKhun
"Apa NichKhun sudah gila,mengajak kami jalan-jalan dan membawa Victoria?Mau jadi apa aku di sana?Yang ada aku hanya jadi kambing congek yang melihat mereka bermesraan bagai dunia milik berdua.Tadi saja aku sudah menangis,apalagi besok?bisa-bisa aku akan bunuh diri di depan NichKhun.
Membayangkannya saja sudah membuatku terasa sakit,apalagi jika aku ikut pergi dengan mereka?"gerutuku dalam hati
"Aku sudah selesai makan."kataku pada semua.
Lalu saat aku akan beranjak dari meja makan,NichKhun juga selesai makan dan bicara padaku,"Hyun Sub,bisakah kita bicara sebentar?"tanyanya sambil tersenyum padaku.
Jujur,aku malas bicara dengannya dan melihat wajahnya,senyumnya itu semua mengingatkanku pada kejadian tadi siang yang paling menyakitkan untuk kulihat.
"Tapi sebentar saja,aku ada tugas."jawabku datar.
Lalu NichKhun mengajakku bicara di ruang tamu.
"Hyun sub,hari ini kau kelihatan berbeda dari biasanya,sepertinya kau menjauhiku ya?Apa aku punya salah padamu?"tanya NichKhun padaku
"Baguslah jika dia menyadarinya."jawabku dalam hati.
"Tidak,mungkin hanya perasaan kakak saja."jawabku singkat.
"Berarti kau tidak ada masalah kan denganku?Bisakah aku minta tolong padamu?"tanya NichKhun
"Minta tolong apa?"jawabku tanpa melihat wajahnya,karna itu akan membuatku semakin merasa sakit hati.
"Tolong kau temani Victoria jalan-jalan ya hari sabtu ini,aku sibuk jadi tidak bisa menemaninya.Lagi pula dia ingin punya teman wanita."kata NichKhun
"Apa?Dia sudah gila ya?Aku harus menemani orang yang tidak ingin kulihat jalan-jalan?Apa aku tidak salah dengar?Victoria ingin punya teman perempuan,tapi kenapa aku orangnya?Aku tidak percaya ini."pikirku sambil melamun.
"Hey Hyun Sub."kata NichKhun sambil melambaikan tangannya di depan wajahku.
"Ahh,iya.Aku tidak tau kak.Lihat nanti ya."jawabku dengan wajah lesu.
"Baiklah,tapi aku mohon usahakan ya bisa menemaninya."katanya sambil memasang tampang cutenya yang cewe manapun jika melihatnya tidak akan mengalihkan pandangannya dari wajah NichKhun.
"Semoga."kataku sambil meninggalkan NichKhun di ruang tamu.
Aku kembali ke kamar dan duduk di depan meja komputerku.
Aku tidak percaya ini,kenapa NichKhun memilihku untuk menemani Victoria itu?
Memangnya teman-teman cewenya yang lain tidak bisa apa?Apa yang harus aku perbuat dengan orang yang tidak kusuka?Aisshh ini sangat menganggu pikiranku.
Lalu aku ingat belum membalas pesan dari Woo Young.
"Aku baru selesai makan malam,kakak sedang apa?Aku suka sekali kadonya mengingatkan aku pada kakak."balasku.
Dan pesan pun terkirim.
Woo Young seonbae membalas,"Aku sedang memikirkanmu..hehe ^^v.Ya,aku memang sengaja memberikanmu hadiah itu agar kau selalu ingat padaku. :D Besok libur,apa kau pergi nonton film bersamaku?"
Aku pikir waktunya tepat sekali,lebih baik aku pergi dengan Woo Young dari pada harus ikut pergi bersama KhunToria dan kak Jun Su.
"Bisa saja Woo Young seonbae ini.Hmm,baiklah.Besok kakak jemput ke rumahku jam berapa?"balasku
"Aku akan menjemputmu jam 10 pagi,bagaimana?"balasnya
"Baiklah kalau begitu,sampai bertemu besok.Selamat malam Kak Woo Young."balasku mengakhiri obrolan.
"Selamat malam juga Hyun Sub,semoga mimpimu indah."balasnya singkat
Ada pesan masuk lagi ternyata dari Chan Sung "Hyun Sub,maaf aku tadi sangat sibuk hingga tidak bisa mendengarkan ceritamu.Aku ingin mendengarnya,bagaimana jika besok aku ke rumahmu."begitulah bunyi pesannya.
"Maaf Chan Sung,besok aku ada janji,nanti saja di sekolah baru kuceritakan padamu ya?"balasku
"Baiklah,sekali lagi aku minta maaf ya."balas chan sung.
Aku duduk termenung memandangi foto yang tadi diberikan Woo Young,tidak disangka dia masih menyimpan ini dan memberikannya padaku.
Hmm,pikiranku dihantui banyak pertanyaan,kenapa NichKhun meminta aku untuk menemani Victoria?Kenapa dia menyadari bahwa aku menjauhi dirinya?Kenapa Victoria harus datang ke sini dan menemui NichKhun?Ah,1 hal lagi yang hampir saja terlupakan,jawaban apa yang harus aku berikan pada woo young seonbae?
Terlalu banyak pertanyaan sehingga akupun bingung harus menjawab apa.
Tak sadar akupun tertidur.
My Dream Come True Ep 2(part 4/5)
Tanpa kusadari air mata di pipiku semakin mengalir dengan derasnya karena membayangkan kejadian yang barusan aku lihat tadi.
Aku berlari sekuat tenaga,aku tidak tau harus pergi kemana.Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke taman kampus dan duduk seorang diri di kursi di bawah pohon yang rindang.
Aku ingin sekali menceritakan kejadian yang baru aku alami pada Chan Sung,lalu aku mengirim sms padanya dan ternyata balasannya,"Maaf Hyun Sub,aku sedang sibuk,bisakah lain kali saja kita bicarakan?sekali lagi aku minta maaf ."begitulah bunyi pesannya.
Dia tidak ada waktu untuk mendengarkan ceritaku,dia lebih memilih untuk mengurus urusannya dibanding mendengar ceritaku.
Di saat seperti ini,aku butuh orang yang mendengar ceritaku,karna tidak ada lebih baik aku menangis.Aku menangis tersedu-sedu sambil menutupi wajahku seorang diri di taman yang sepi ini,aku keluarkan semua rasa sedihku.Aku yakin tidak ada yang mendengarku karna sekarang adalah jam kuliah.Victoria itu sempurna,dia cantik,manis,seyumnya indah sama seperti NichKhun.Hatiku benar-benar terasa sangat tersayat hingga hancur tanpa bentuk,hatiku terasa sangat sakit dan pedih melihat kejadian itu,perbuatan yang dilakukan NichKhun,senyumnya,tawa kebahagiaanya bersama Victoria aaarrrrggghhh membuat tangisku tambah meledak.
Aku benar-benar merasa tak ada harapan lagi untuk bersama NichKhun.
Tiba-tiba ada seseorang yang datang mendekatiku lalu dia berkata,"Hyun Sub sedang apa kau di sini?"
Aku hanya diam dan kembali menangis.
"Hyun Sub,kau menangis?"katanya lagi sambil mengangkat wajahku.
Setelah ku lihat ternyata dia adalah sepupuku Jun Ho.
"Jun Ho.."kataku pelan sambil tetap menangis.
"Ada apa Hyun Sub?Apa yang membuat mu menangis seperti ini?"katanya sambil memelukku
"NichKhun..."kataku terputus karna aku kembali menangis.
"Ahh ternyata dia,menangislah sepuasmu Hyun Sub."kata Jun Ho sambil meletakan kepalaku di pundaknya.
Lalu aku kembali menangis,kali ini tangis ku tambah menjadi-jadi karna aku menangis sambil menceritakan apa yang kulihat tadi.
"Sudah Hyun Sub,lebih baik kau cari saja yang lain,karna kau sudah tau kan sekarang bagaimana."kata Jun Ho sambil mengelus kepalaku.
Aku menagis tanda menyesal dan sedih karna harapanku sudah hilang,sekarang aku memutuskan tidak akan mengharapkan NichKhun lagi.
Tak terasa aku menangis selama 1 jam dan itu membuatku merasa lega dan sedikit tenang,walaupun hatiku hancur tapi aku merasa ada beban yang hilang dalam pikiranku.
"Terima kasih Jun Ho sudah menemaniku."kataku pada Jun Ho
"Tidak apa-apa Hyun Sub.Tapi ngomong-ngomong,uang untuk ke laundry kau kirim ke rekeningku ya?"katanya
"Euh?aku tidak mengerti maksudmu?"tanyaku bingung
"Lihatlah kemejaku,basah semua terkena air matamu saat menangis tadi.Apa kau mau mencucinya untukku?"katanya sambil memasang tampang lucunya.
"Ahh kau ini..hahaha..Maaf-maaf."kataku sambil tersenyum kecil
"Nahh,kalu tersenyum begitukan kau terlihat cantik Hyun Sub."katan Jun Ho menghibur.
"Huuh,dasar gombal kau Jun Ho."jawabku sambil tersenyum
"Baiklah,ayo kita pulang.Aku akan mengantarmu sampai ke rumah."kata Jun Ho
"Baiklah,terima kasih Jun Ho."jawabku
Samapi di depan rumahku
"Terima kasih Jun Ho,kau mau mampir dulu?"tanyaku
"Sama-sama Hyun Sub.Ehmm sepertinya aku harus segera pulang karna ada tugas yang harus aku kerjakan.Salam saja ya untuk ibumu."jawabnya padaku.
"Baiklah kalu begitu,hati-hati di jalan."kataku
Saat aku membuka pintu pagar alangkah terkejutnya aku melihat ada Woo Young seonbae di teras.
Lalu dia datang dan memelukku,"Kau dari mana saja Hyun Sub?Apa kau baik-baik saja?Aku sangat mengkhawatirkanmu.Hp mu tidak aktif,aku bingung harus mencarimu di mana"
Pelukannya membuatku merasa nyaman karna seperti ada yang melindungiku.
"Aku baru pulang seonbae,aku baik-baik saja,baterai Hp ku habis jadi,Hp ku mati.Maaf jika membuatmu khawatir."jawabku singkat
Lalu dia melepaskan pelukannya dan melihat ada plester di keningku.
"Ada apa dengan keningmu?Apa kau terluka?"tanyanya
"Aku tidak apa-apa hanya tadi aku terjatuh."jawabku singkat.
"Sebenarnya yang terluka adalah hatiku."jawabku dalam hati
"Ayo masuk dulu seonbae."ajakku sambil menunduk.
Aku tidak ingin dia melihat aku yang habis menangis karna NichKhun.
"Tidak perlu Hyun Sub,aku hanya ingin melihat keadaanmu saja."katanya sambil menggenggam tanganku.
"Terimakasih seonbae."jawabku sambil menunduk dan melepaskan genggaman tangannya.
"Maaf jika aku membuatmu merasa tidak nyaman,aku akan menunggumu memberiku jawaban."katanya
"Mungkin besok atau lusa kau akan tau jawabannya."jawabku
"Kalau begitu,aku pulang dulu ya Hyun Sub,jaga kesehatanmu.Lain kali bawalah baterai cadangan untuk hp mu supaya aku tidak khawatir lagi padamu."katanya perhatian
"Terima kasih seonbae,aku akan mengingat itu.Hati-hati di jalan ya."jawabku singkat
"Ucapkan salam dan terimakasihku pada ibumu.Aku pulang dulu yaa"katanya lagi
"Baiklah."jawabku sambil mengantar Woo Young ke pintu pagar masih dalam keadaan menunduk.
Mobilnya pun menjauh meninggalkan rumahku.
Aku berlari sekuat tenaga,aku tidak tau harus pergi kemana.Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke taman kampus dan duduk seorang diri di kursi di bawah pohon yang rindang.
Aku ingin sekali menceritakan kejadian yang baru aku alami pada Chan Sung,lalu aku mengirim sms padanya dan ternyata balasannya,"Maaf Hyun Sub,aku sedang sibuk,bisakah lain kali saja kita bicarakan?sekali lagi aku minta maaf ."begitulah bunyi pesannya.
Dia tidak ada waktu untuk mendengarkan ceritaku,dia lebih memilih untuk mengurus urusannya dibanding mendengar ceritaku.
Di saat seperti ini,aku butuh orang yang mendengar ceritaku,karna tidak ada lebih baik aku menangis.Aku menangis tersedu-sedu sambil menutupi wajahku seorang diri di taman yang sepi ini,aku keluarkan semua rasa sedihku.Aku yakin tidak ada yang mendengarku karna sekarang adalah jam kuliah.Victoria itu sempurna,dia cantik,manis,seyumnya indah sama seperti NichKhun.Hatiku benar-benar terasa sangat tersayat hingga hancur tanpa bentuk,hatiku terasa sangat sakit dan pedih melihat kejadian itu,perbuatan yang dilakukan NichKhun,senyumnya,tawa kebahagiaanya bersama Victoria aaarrrrggghhh membuat tangisku tambah meledak.
Aku benar-benar merasa tak ada harapan lagi untuk bersama NichKhun.
Tiba-tiba ada seseorang yang datang mendekatiku lalu dia berkata,"Hyun Sub sedang apa kau di sini?"
Aku hanya diam dan kembali menangis.
"Hyun Sub,kau menangis?"katanya lagi sambil mengangkat wajahku.
Setelah ku lihat ternyata dia adalah sepupuku Jun Ho.
"Jun Ho.."kataku pelan sambil tetap menangis.
"Ada apa Hyun Sub?Apa yang membuat mu menangis seperti ini?"katanya sambil memelukku
"NichKhun..."kataku terputus karna aku kembali menangis.
"Ahh ternyata dia,menangislah sepuasmu Hyun Sub."kata Jun Ho sambil meletakan kepalaku di pundaknya.
Lalu aku kembali menangis,kali ini tangis ku tambah menjadi-jadi karna aku menangis sambil menceritakan apa yang kulihat tadi.
"Sudah Hyun Sub,lebih baik kau cari saja yang lain,karna kau sudah tau kan sekarang bagaimana."kata Jun Ho sambil mengelus kepalaku.
Aku menagis tanda menyesal dan sedih karna harapanku sudah hilang,sekarang aku memutuskan tidak akan mengharapkan NichKhun lagi.
Tak terasa aku menangis selama 1 jam dan itu membuatku merasa lega dan sedikit tenang,walaupun hatiku hancur tapi aku merasa ada beban yang hilang dalam pikiranku.
"Terima kasih Jun Ho sudah menemaniku."kataku pada Jun Ho
"Tidak apa-apa Hyun Sub.Tapi ngomong-ngomong,uang untuk ke laundry kau kirim ke rekeningku ya?"katanya
"Euh?aku tidak mengerti maksudmu?"tanyaku bingung
"Lihatlah kemejaku,basah semua terkena air matamu saat menangis tadi.Apa kau mau mencucinya untukku?"katanya sambil memasang tampang lucunya.
"Ahh kau ini..hahaha..Maaf-maaf."kataku sambil tersenyum kecil
"Nahh,kalu tersenyum begitukan kau terlihat cantik Hyun Sub."katan Jun Ho menghibur.
"Huuh,dasar gombal kau Jun Ho."jawabku sambil tersenyum
"Baiklah,ayo kita pulang.Aku akan mengantarmu sampai ke rumah."kata Jun Ho
"Baiklah,terima kasih Jun Ho."jawabku
Samapi di depan rumahku
"Terima kasih Jun Ho,kau mau mampir dulu?"tanyaku
"Sama-sama Hyun Sub.Ehmm sepertinya aku harus segera pulang karna ada tugas yang harus aku kerjakan.Salam saja ya untuk ibumu."jawabnya padaku.
"Baiklah kalu begitu,hati-hati di jalan."kataku
Saat aku membuka pintu pagar alangkah terkejutnya aku melihat ada Woo Young seonbae di teras.
Lalu dia datang dan memelukku,"Kau dari mana saja Hyun Sub?Apa kau baik-baik saja?Aku sangat mengkhawatirkanmu.Hp mu tidak aktif,aku bingung harus mencarimu di mana"
Pelukannya membuatku merasa nyaman karna seperti ada yang melindungiku.
"Aku baru pulang seonbae,aku baik-baik saja,baterai Hp ku habis jadi,Hp ku mati.Maaf jika membuatmu khawatir."jawabku singkat
Lalu dia melepaskan pelukannya dan melihat ada plester di keningku.
"Ada apa dengan keningmu?Apa kau terluka?"tanyanya
"Aku tidak apa-apa hanya tadi aku terjatuh."jawabku singkat.
"Sebenarnya yang terluka adalah hatiku."jawabku dalam hati
"Ayo masuk dulu seonbae."ajakku sambil menunduk.
Aku tidak ingin dia melihat aku yang habis menangis karna NichKhun.
"Tidak perlu Hyun Sub,aku hanya ingin melihat keadaanmu saja."katanya sambil menggenggam tanganku.
"Terimakasih seonbae."jawabku sambil menunduk dan melepaskan genggaman tangannya.
"Maaf jika aku membuatmu merasa tidak nyaman,aku akan menunggumu memberiku jawaban."katanya
"Mungkin besok atau lusa kau akan tau jawabannya."jawabku
"Kalau begitu,aku pulang dulu ya Hyun Sub,jaga kesehatanmu.Lain kali bawalah baterai cadangan untuk hp mu supaya aku tidak khawatir lagi padamu."katanya perhatian
"Terima kasih seonbae,aku akan mengingat itu.Hati-hati di jalan ya."jawabku singkat
"Ucapkan salam dan terimakasihku pada ibumu.Aku pulang dulu yaa"katanya lagi
"Baiklah."jawabku sambil mengantar Woo Young ke pintu pagar masih dalam keadaan menunduk.
Mobilnya pun menjauh meninggalkan rumahku.
My Dream Come True Ep 2(part 3/5)
Hari ini aku memutuskan untuk menceritakan kejadian kemarin pada Chan Sung,aku sengaja memintanya datang lebih awal untuk mendengarkan ceritaku.
"Apa?Aku tidak kaget sich,aku sudah menduga ini akan terjadi,tapi kenapa secepat ini?tepat di hari ke 200 dia mengenalmu.ckckck."begitulah pendapat Chan Sung.
"Apa jawaban yang harus kuberikan padanya?"tanyaku
"Hmm,menurutku kau terima saja Woo Young seonbae,dia kan baik terhadapmu.Dari pada mengharapkan NichKhun yang belum tentu dia menyukaimu juga,lebih baik kau memilih orang yang menyanyangimu sekarang."jawab Chan Sung
"Baiklah,akan aku pertimbangkan lagi nanti."kataku
Jika dipikir,memang benar juga,untuk apa aku mengharapkan NichKhun yang belum tentu menyukaiku,bisa saja sikap baiknya selama ini karna dia menganggapku adiknya.Tapi dari lubuk hatiku yang paling dalam,aku sangat menyukainya dan jujur saja aku ingin dia punya perasaan yang sama sepertiku.
Jam pelajaran sudah selesai dan waktunya untuk pulang.
"Hyun sub,maaf hari ini aku tidak bisa mengantarmu pulang,karna aku ada urusan yang sangat penting,jadi aku harus pergi."kata Chan Sung.
"Apa?Ada urusan lagi?Sepertinya kau sibuk sekali akhir-akhir ini?Ya sudahlah,aku pulang sendiri saja."jawabku ketus
"Maaf ya,hati-hati di jalan."kata Chan Sung merasa bersalah.
Lalu aku berjalan ke arah lift dan menunggu di depan pintu seorang diri.
"Memang urusannya itu lebih penting daripada aku ya?huft"gerutuku dalam hati.
Pintu lift pun terbuka,dan alangkah kagetnya saat ku lihat,ternyata di dalam lift itu ada NichKhun bersama seorang cewe,cantik,tinggi,putih,sempurna seperti dirinya.
"Hai Hyun Sub,ayo masuk.kenapa kaku berdiri saja di situ?"kata NichKhun
"Ah,iya kak NichKhun."jawabku pelan.
Dengan berat hati aku masuk ke dalam lift itu,aku sangat merasa tidak nyaman dengan keadaan seperti ini.
"Oh ya Hyun Sub,perkenalkan ini adalah teman SMP ku waktu di California dulu namanya Victoria."katanya sambil menunjuk cewe itu.
"Hai,aku Victoria,salam kenal."katanya sambil mengulurkan tangan dan tersenyum manis sekali.
"Aku Kim Hyun Sub,senang berkenalan denganmu."jawabku datar.
Setelah ku perhatikan,cewe itu cantik sekali dan senyumannya juga sangat manis.Aku melihat NichKhun tertawa ketika sedang mengobrol dengan Victoria,aku tidak pernah melihat NichKhun tertawa sebahagia itu.
Tiba di lantai 2 mereka berdua keluar dari lift.
"Sampai juga lagi Hyun Sub."kata kak NichKhun
"Bye."kata Victoria sambil melambaikan tangan.
Dan aku melambaikan tangan juga tersenyum kecil padanya.
Di dalam lift aku memikirkan,siapa sich si Victoria itu?Teman SMPnya kak NichKhun waktu di california?
Lalu saat aku keluar dari lift,tak sengaja aku menabrak seseorang dan.."Bruukk"
Aku terjatuh setelah menghantam benda keras,keningku terasa sakit sekali.
"Maafkan aku,maaf,maaf."kataku sambil menunduk tanpa menoleh pada orang yang ku tabrak.
"Hei nona,kalo jalan liat" donk."kata orang yang kutabrak tadi.
"Maafkan aku,aku tidak sengaja."kataku sambil membereskan buku yang berserakan.
Lalu aku melihat wajahnya dan ternyata dia adalah Kak Taecyeon.
"Maafkan aku kak.Aku tidak sengaja."kataku sambil menyerahkan bukunya yang kujatuhkan tadi.
"Oh,ternyata kau Hyun Sub.Tidak apa-apa.Tapi apa kau tidak apa-apa?Kulihat tadi kepalamu menghantam buku filosofiku yang tebalnya 2789 halaman."katanya sambil memandangi wajahku.
Pantas saja keningku terasa sakit sekali ternyata buku yang kutubruk tebalnya 2789 halaman.
"Tidak apa-apa kak."jawabku
"Lalu apa itu di keningmu?"kata taecyeon sambil mengangkat poniku dan menyentuh kening yang tadi tertubruk buku.
"Aduh"teriakku kecil
"Nah kan,kubilang juga apa.tidak mungkin kau tidak apa-apa,dasar kau ini."katanya sambil tersenyum.
Lalu kami pergi ke UKS kampus sebentar untuk menghilangkan memar itu.
"Nich,pake ini."katanya sambil menyerahkan plester.
"Terima kasih kak."jawabku
"Memanknya kau sedang memikirkan apa sich sampai tidak melihat-lihat saat sedang jalan,untung yang kau tabrak itu aku,bagaimana kalau di depanmu itu ada got?Mungkin kau sudah masuk kedalamnya.hahahaha."katanya sambil tertawa.
"Enak sekali dia mentertawakan aku yang sedang menderita kesakitan akibat bukunya itu" kataku dalam hati.
"Aku sedang memikirkan..."saat aku ingin melanjutkan pertanyaanku KhunToria lewat di depan UKS dan mereka berhenti untuk duduk di bangku koridor kampus,aku dapat melihat mereka dari jendela UKS.
Taecyeon kemudian melihat hal itu dan berkata,"Oh jadi itu yang sedang kau pikirkan."
"Itu adalah Victoria,kemarin ia baru sampai di bandara Dia datang dari California."kata Taecyeon.
"Jadi yang kemarin NichKhun jemput itu Victoria?"pikirku dalam hati.
"Victoria itu adalah.."kataku
"Mantan pacarnya NichKhun dulu sewaktu masih tinggal di California.Setauku mereka berpisah karena Victoria sudah punya tunangan dan akhirnya NichKhun memutuskan untuk ikut orang tuanya ke sini,mungkin jika Victoria tidak ada tunangan mereka akan tetap bersama."sela kak Taecyeon.
Kata-kata kak Tecyeon membuatku sangat terkejut,aku tidak memikirkan hal itu dari tadi,pantas saja NichKhun terlihat sangat bahagia saat bersamanya,tak pernah kulihat sebelumnya dia tertawa bahagia seperti itu bersama yang lain.
Lalu aku melihat NichKhun menggenggam tangan Victoria,merapikan poninya,membelai rambutnya,merangkul pundaknya,tersenyum sangat manis di depannya,lebih manis dari senyum yang biasa ia perlihatkan padaku.
Astaga,tanpa kusadari air mataku menetes dan mulai membasahi pipiku.Ada rasa sakit yang tiba-tiba menjalar di seluruh tubuhku.
Aku buru-buru pamit pada kak taecyeon sebelum dia menyadari bahwa aku menangis.
"Terima kasih kak,aku pamit dulu."kataku langsung pergi meninggalkan ruang UKS sambil menghapus air mata di pipiku.
"Apa?Aku tidak kaget sich,aku sudah menduga ini akan terjadi,tapi kenapa secepat ini?tepat di hari ke 200 dia mengenalmu.ckckck."begitulah pendapat Chan Sung.
"Apa jawaban yang harus kuberikan padanya?"tanyaku
"Hmm,menurutku kau terima saja Woo Young seonbae,dia kan baik terhadapmu.Dari pada mengharapkan NichKhun yang belum tentu dia menyukaimu juga,lebih baik kau memilih orang yang menyanyangimu sekarang."jawab Chan Sung
"Baiklah,akan aku pertimbangkan lagi nanti."kataku
Jika dipikir,memang benar juga,untuk apa aku mengharapkan NichKhun yang belum tentu menyukaiku,bisa saja sikap baiknya selama ini karna dia menganggapku adiknya.Tapi dari lubuk hatiku yang paling dalam,aku sangat menyukainya dan jujur saja aku ingin dia punya perasaan yang sama sepertiku.
Jam pelajaran sudah selesai dan waktunya untuk pulang.
"Hyun sub,maaf hari ini aku tidak bisa mengantarmu pulang,karna aku ada urusan yang sangat penting,jadi aku harus pergi."kata Chan Sung.
"Apa?Ada urusan lagi?Sepertinya kau sibuk sekali akhir-akhir ini?Ya sudahlah,aku pulang sendiri saja."jawabku ketus
"Maaf ya,hati-hati di jalan."kata Chan Sung merasa bersalah.
Lalu aku berjalan ke arah lift dan menunggu di depan pintu seorang diri.
"Memang urusannya itu lebih penting daripada aku ya?huft"gerutuku dalam hati.
Pintu lift pun terbuka,dan alangkah kagetnya saat ku lihat,ternyata di dalam lift itu ada NichKhun bersama seorang cewe,cantik,tinggi,putih,sempurna seperti dirinya.
"Hai Hyun Sub,ayo masuk.kenapa kaku berdiri saja di situ?"kata NichKhun
"Ah,iya kak NichKhun."jawabku pelan.
Dengan berat hati aku masuk ke dalam lift itu,aku sangat merasa tidak nyaman dengan keadaan seperti ini.
"Oh ya Hyun Sub,perkenalkan ini adalah teman SMP ku waktu di California dulu namanya Victoria."katanya sambil menunjuk cewe itu.
"Hai,aku Victoria,salam kenal."katanya sambil mengulurkan tangan dan tersenyum manis sekali.
"Aku Kim Hyun Sub,senang berkenalan denganmu."jawabku datar.
Setelah ku perhatikan,cewe itu cantik sekali dan senyumannya juga sangat manis.Aku melihat NichKhun tertawa ketika sedang mengobrol dengan Victoria,aku tidak pernah melihat NichKhun tertawa sebahagia itu.
Tiba di lantai 2 mereka berdua keluar dari lift.
"Sampai juga lagi Hyun Sub."kata kak NichKhun
"Bye."kata Victoria sambil melambaikan tangan.
Dan aku melambaikan tangan juga tersenyum kecil padanya.
Di dalam lift aku memikirkan,siapa sich si Victoria itu?Teman SMPnya kak NichKhun waktu di california?
Lalu saat aku keluar dari lift,tak sengaja aku menabrak seseorang dan.."Bruukk"
Aku terjatuh setelah menghantam benda keras,keningku terasa sakit sekali.
"Maafkan aku,maaf,maaf."kataku sambil menunduk tanpa menoleh pada orang yang ku tabrak.
"Hei nona,kalo jalan liat" donk."kata orang yang kutabrak tadi.
"Maafkan aku,aku tidak sengaja."kataku sambil membereskan buku yang berserakan.
Lalu aku melihat wajahnya dan ternyata dia adalah Kak Taecyeon.
"Maafkan aku kak.Aku tidak sengaja."kataku sambil menyerahkan bukunya yang kujatuhkan tadi.
"Oh,ternyata kau Hyun Sub.Tidak apa-apa.Tapi apa kau tidak apa-apa?Kulihat tadi kepalamu menghantam buku filosofiku yang tebalnya 2789 halaman."katanya sambil memandangi wajahku.
Pantas saja keningku terasa sakit sekali ternyata buku yang kutubruk tebalnya 2789 halaman.
"Tidak apa-apa kak."jawabku
"Lalu apa itu di keningmu?"kata taecyeon sambil mengangkat poniku dan menyentuh kening yang tadi tertubruk buku.
"Aduh"teriakku kecil
"Nah kan,kubilang juga apa.tidak mungkin kau tidak apa-apa,dasar kau ini."katanya sambil tersenyum.
Lalu kami pergi ke UKS kampus sebentar untuk menghilangkan memar itu.
"Nich,pake ini."katanya sambil menyerahkan plester.
"Terima kasih kak."jawabku
"Memanknya kau sedang memikirkan apa sich sampai tidak melihat-lihat saat sedang jalan,untung yang kau tabrak itu aku,bagaimana kalau di depanmu itu ada got?Mungkin kau sudah masuk kedalamnya.hahahaha."katanya sambil tertawa.
"Enak sekali dia mentertawakan aku yang sedang menderita kesakitan akibat bukunya itu" kataku dalam hati.
"Aku sedang memikirkan..."saat aku ingin melanjutkan pertanyaanku KhunToria lewat di depan UKS dan mereka berhenti untuk duduk di bangku koridor kampus,aku dapat melihat mereka dari jendela UKS.
Taecyeon kemudian melihat hal itu dan berkata,"Oh jadi itu yang sedang kau pikirkan."
"Itu adalah Victoria,kemarin ia baru sampai di bandara Dia datang dari California."kata Taecyeon.
"Jadi yang kemarin NichKhun jemput itu Victoria?"pikirku dalam hati.
"Victoria itu adalah.."kataku
"Mantan pacarnya NichKhun dulu sewaktu masih tinggal di California.Setauku mereka berpisah karena Victoria sudah punya tunangan dan akhirnya NichKhun memutuskan untuk ikut orang tuanya ke sini,mungkin jika Victoria tidak ada tunangan mereka akan tetap bersama."sela kak Taecyeon.
Kata-kata kak Tecyeon membuatku sangat terkejut,aku tidak memikirkan hal itu dari tadi,pantas saja NichKhun terlihat sangat bahagia saat bersamanya,tak pernah kulihat sebelumnya dia tertawa bahagia seperti itu bersama yang lain.
Lalu aku melihat NichKhun menggenggam tangan Victoria,merapikan poninya,membelai rambutnya,merangkul pundaknya,tersenyum sangat manis di depannya,lebih manis dari senyum yang biasa ia perlihatkan padaku.
Astaga,tanpa kusadari air mataku menetes dan mulai membasahi pipiku.Ada rasa sakit yang tiba-tiba menjalar di seluruh tubuhku.
Aku buru-buru pamit pada kak taecyeon sebelum dia menyadari bahwa aku menangis.
"Terima kasih kak,aku pamit dulu."kataku langsung pergi meninggalkan ruang UKS sambil menghapus air mata di pipiku.
Sabtu, 04 Desember 2010
My Dream Come True Ep 2(part 2/5)
Akhirnya tiba juga di depan rumahku,waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam.
Lalu saat ku membuka pintu mobil Woo Young seonbae berkata,"Hyun Sub,tolong pertimbangkan kata"ku tadi,maaf jika aku membuatmu terkejut.Aku akan terima apapun jawaban yang kau berikan padaku nantinya."katanya sambil menatapku hangat.
"Baiklah seonbae,hati-hati di jalan."jawabku
Lalu aku masuk ke dalam rumah.
"Ibu,aku pulang."kataku
"Dari mana saja kau hyun sub?larut sekali kau pulang."sahut ibu yang sedang duduk di ruang tamu sambil menonton tv tanpa menoleh.
"Aku baru pulang makan malam bu."jawabku
Lalu,saat aku ingin naik ke atas Kak Jun Su turun dan melihatku.
"Hei,adikku tercinta dari mana saja kau baru pulang?"katanya mengejekku
"Aku baru pulang dari..."baru saja ingin ku jawab kak Junsu sudah menyela.
"Wahh,kau dapat bunga dari siapa itu?banyak sekali.dari pacarmu ya?sejak kapan kau punya pacar?"tanyanya panjang sekali seperti sedang ceramah
Lalu ibu melihatku membawa sekeranjang bunga mawar merah.
"Hei kak,jangan bicara sembarangan!Pacar apanya?"jawabku mengelak
"Lalu,bunga itu dari siapa?"tanya ibu penasaran
"Dari..." baru saja aku ingin menjawab,tapi tiba-tiba kulihat dari tangga NichKhun turun dan berjalan ke arah ku.
"Selamat malam hyun sub.baru pulang ya?"tanyanya ramah.
Aku membalas senyumanya dan berkata,"Iya,maaf aku lelah.Aku ingin istirahat."jawabku lesu.
Lalu aku buru-buru pergi ke atas,aku takut NichKhun akan bertanya juga bunga yang ku bawa dari siapa,aku tidak ingin dia tau bahwa woo young seonbae menyatakan perasaannya padaku.
"Hei,hyun sub!Kau belum menjawab pertanyaan ku tadi."teriak kak Junsu dari bawah.
Aku tidak peduli siapa yang bertanya,asal bukan NichKhun yang bertanya aku akan tetap diam.
Setelah selesai mandi dan mengerjakan tugasku,aku melihat jam dindingku menunjukkan pukul 10.30 malam,aku membenamkan diri sejenak ke tempat tidurku,aku berpikir apa jawaban yang harus aku berikan pada Woo Young?
Aaarrggghhh,ini sangat mengangguku,aku tidak tau harus berbuat apa.
Lalu tiba" hp ku berdering pertanda ada satu pesan masuk dan kulihat ternyata dari Woo Young seonbae yang isinya "Hyun sub,selamat malam.Semoga kau mimpi indah malam ini.Aku menyanyangimu."
Kupandangi layar hp ku,haaahh aku tidak tau ingin membalas apa padanya.
Kata-katanya membuatku jadi serba salah,aku tidak tau harus menerima atau menolaknya.
Lalu ada yang mengetuk pintu kamarku.
"Hyun Sub,kau sudah tidur ya?ini aku."kata kak Jun Su
"Belum kak,masuklah."jawabku.
Lalu kak Jun Su duduk di ranjang ku dan berkata," Tumben kau belum tidur,ada yang mengusik pikiranmu ya?"tanyanya penuh perhatian.
"NichKhun sudah pulang?"tanyaku
"Sudah,baru saja dia pulang,apa ada masalah yang menganggumu?ceritalah padaku."katanya membuatku tak bisa menolak.
"Ya begitu lah kak,aku sedang bingung sekali saat ini."jawabku dengan wajah lesu.
"Biar kakak tebak,Woo Young menyatakan perasaannya padamu kan?"tanyanya
"Hah?Dari mana kakak tau hal ini?"tanyaku heran
"Tidak sulit menebaknya,dari tingkahlakunya,perbuatannya,dan tatapan matanya padamu itu sangat berbeda hyun sub."katanya bijaksana sambil mengelus kepalaku
"Hmm,setau ku kau tidak pandai dalam menilai orang,mengapa tiba-tiba bisa tau?Aneh sekali."jawabku bingung.
"Hahaha,ternyata adikku yang satu ini perhatian juga padaku ya,sampai hal sekecil itupun kau tau."katanya tersipu malu.
"Sebenarnya Woo Young sudah mengatakannya tadi siang kepadaku saat aku sedang makan siang bersama Jun Ho,supaya aku tidak perlu menjemputmu karena dia ingin mengatakan sesuatu padamu lebih tepatnya menyatakan perasaannya padamu."katanya sambil tersenyum.
"Apa?Jadi kau sudah tau dari awal?"tanyaku heran.
"Tunggu,kau bilang makan bersama Jun Ho?Berarti kau juga makan bersama..." lagi" kata"ku terpotong.
"NichKhun?Tidak,dia tidak pergi makan bersama kami karena ada urusan ingin menjemput seseorang di bandara."kata Jun Su
"Apa?menjemput seseorang di bandara?Siapa itu?"tanyaku ingin tau.
"Sudahlah,jangan mengurus orang lain dulu.urus saja dulu masalahmu hyun sub."katanya sambil mencubit pipiku.
"Aisshh,kau ini kak."kataku sambil menepk tangannya.
"Jadi,apa jawabanmu?"tanya Jun Su
"Aku belum menjawabnya,lagi pula Woo Young bilang tidak perlu terburu-buru untuk menjawabnya.Di satu sisi,Woo Young sangat baik padaku,sangat perhatian,dan tau apa yang aku inginkan.Tapi di satu sisi lainnya..."
"Kau menyukai NichKhun bukan?Itulah alasanmu bingung memutuskan apa kau akan menerima ataumenolaknya."kata kak Jun Su mengakhiri kata-kataku
"Yah,itu memank benar.Aku tidak tau harus bicara apa padanya.hmmm,tolong aku kak."jawabku sambil memelas.
"Menurutku,sebaiknya kau terima saja dia.dia baik untukmu,dia juga sopan dan perhatian padamu.Tentang NichKhun,lebih baik jangan terlalu berharap padanya karna nanti mungkin kau akan kecewa padanya."katanya bijaksana.
"Hmm,baiklah aku akan mempertimbangkannya lagi.Tapi mengapa aku harus kecewa padanya?aku bingung."jawabku
"Terima kasih kak.Aku lelah ingin istirahat."kataku
"Baiklah,selamat malam dan selamat tidur adikku."kata Jun Su
Dan ia keluar dari kamar lalu akupun tertidur.
Lalu saat ku membuka pintu mobil Woo Young seonbae berkata,"Hyun Sub,tolong pertimbangkan kata"ku tadi,maaf jika aku membuatmu terkejut.Aku akan terima apapun jawaban yang kau berikan padaku nantinya."katanya sambil menatapku hangat.
"Baiklah seonbae,hati-hati di jalan."jawabku
Lalu aku masuk ke dalam rumah.
"Ibu,aku pulang."kataku
"Dari mana saja kau hyun sub?larut sekali kau pulang."sahut ibu yang sedang duduk di ruang tamu sambil menonton tv tanpa menoleh.
"Aku baru pulang makan malam bu."jawabku
Lalu,saat aku ingin naik ke atas Kak Jun Su turun dan melihatku.
"Hei,adikku tercinta dari mana saja kau baru pulang?"katanya mengejekku
"Aku baru pulang dari..."baru saja ingin ku jawab kak Junsu sudah menyela.
"Wahh,kau dapat bunga dari siapa itu?banyak sekali.dari pacarmu ya?sejak kapan kau punya pacar?"tanyanya panjang sekali seperti sedang ceramah
Lalu ibu melihatku membawa sekeranjang bunga mawar merah.
"Hei kak,jangan bicara sembarangan!Pacar apanya?"jawabku mengelak
"Lalu,bunga itu dari siapa?"tanya ibu penasaran
"Dari..." baru saja aku ingin menjawab,tapi tiba-tiba kulihat dari tangga NichKhun turun dan berjalan ke arah ku.
"Selamat malam hyun sub.baru pulang ya?"tanyanya ramah.
Aku membalas senyumanya dan berkata,"Iya,maaf aku lelah.Aku ingin istirahat."jawabku lesu.
Lalu aku buru-buru pergi ke atas,aku takut NichKhun akan bertanya juga bunga yang ku bawa dari siapa,aku tidak ingin dia tau bahwa woo young seonbae menyatakan perasaannya padaku.
"Hei,hyun sub!Kau belum menjawab pertanyaan ku tadi."teriak kak Junsu dari bawah.
Aku tidak peduli siapa yang bertanya,asal bukan NichKhun yang bertanya aku akan tetap diam.
Setelah selesai mandi dan mengerjakan tugasku,aku melihat jam dindingku menunjukkan pukul 10.30 malam,aku membenamkan diri sejenak ke tempat tidurku,aku berpikir apa jawaban yang harus aku berikan pada Woo Young?
Aaarrggghhh,ini sangat mengangguku,aku tidak tau harus berbuat apa.
Lalu tiba" hp ku berdering pertanda ada satu pesan masuk dan kulihat ternyata dari Woo Young seonbae yang isinya "Hyun sub,selamat malam.Semoga kau mimpi indah malam ini.Aku menyanyangimu."
Kupandangi layar hp ku,haaahh aku tidak tau ingin membalas apa padanya.
Kata-katanya membuatku jadi serba salah,aku tidak tau harus menerima atau menolaknya.
Lalu ada yang mengetuk pintu kamarku.
"Hyun Sub,kau sudah tidur ya?ini aku."kata kak Jun Su
"Belum kak,masuklah."jawabku.
Lalu kak Jun Su duduk di ranjang ku dan berkata," Tumben kau belum tidur,ada yang mengusik pikiranmu ya?"tanyanya penuh perhatian.
"NichKhun sudah pulang?"tanyaku
"Sudah,baru saja dia pulang,apa ada masalah yang menganggumu?ceritalah padaku."katanya membuatku tak bisa menolak.
"Ya begitu lah kak,aku sedang bingung sekali saat ini."jawabku dengan wajah lesu.
"Biar kakak tebak,Woo Young menyatakan perasaannya padamu kan?"tanyanya
"Hah?Dari mana kakak tau hal ini?"tanyaku heran
"Tidak sulit menebaknya,dari tingkahlakunya,perbuatannya,dan tatapan matanya padamu itu sangat berbeda hyun sub."katanya bijaksana sambil mengelus kepalaku
"Hmm,setau ku kau tidak pandai dalam menilai orang,mengapa tiba-tiba bisa tau?Aneh sekali."jawabku bingung.
"Hahaha,ternyata adikku yang satu ini perhatian juga padaku ya,sampai hal sekecil itupun kau tau."katanya tersipu malu.
"Sebenarnya Woo Young sudah mengatakannya tadi siang kepadaku saat aku sedang makan siang bersama Jun Ho,supaya aku tidak perlu menjemputmu karena dia ingin mengatakan sesuatu padamu lebih tepatnya menyatakan perasaannya padamu."katanya sambil tersenyum.
"Apa?Jadi kau sudah tau dari awal?"tanyaku heran.
"Tunggu,kau bilang makan bersama Jun Ho?Berarti kau juga makan bersama..." lagi" kata"ku terpotong.
"NichKhun?Tidak,dia tidak pergi makan bersama kami karena ada urusan ingin menjemput seseorang di bandara."kata Jun Su
"Apa?menjemput seseorang di bandara?Siapa itu?"tanyaku ingin tau.
"Sudahlah,jangan mengurus orang lain dulu.urus saja dulu masalahmu hyun sub."katanya sambil mencubit pipiku.
"Aisshh,kau ini kak."kataku sambil menepk tangannya.
"Jadi,apa jawabanmu?"tanya Jun Su
"Aku belum menjawabnya,lagi pula Woo Young bilang tidak perlu terburu-buru untuk menjawabnya.Di satu sisi,Woo Young sangat baik padaku,sangat perhatian,dan tau apa yang aku inginkan.Tapi di satu sisi lainnya..."
"Kau menyukai NichKhun bukan?Itulah alasanmu bingung memutuskan apa kau akan menerima ataumenolaknya."kata kak Jun Su mengakhiri kata-kataku
"Yah,itu memank benar.Aku tidak tau harus bicara apa padanya.hmmm,tolong aku kak."jawabku sambil memelas.
"Menurutku,sebaiknya kau terima saja dia.dia baik untukmu,dia juga sopan dan perhatian padamu.Tentang NichKhun,lebih baik jangan terlalu berharap padanya karna nanti mungkin kau akan kecewa padanya."katanya bijaksana.
"Hmm,baiklah aku akan mempertimbangkannya lagi.Tapi mengapa aku harus kecewa padanya?aku bingung."jawabku
"Terima kasih kak.Aku lelah ingin istirahat."kataku
"Baiklah,selamat malam dan selamat tidur adikku."kata Jun Su
Dan ia keluar dari kamar lalu akupun tertidur.
My Dream Come True Ep 2(part 1/5)
Hufft,,akhirnya selesai juga kuliah ku hari ini,sungguh melelahkan kuliah dari pagi hingga sore hari..
Hari ini tidak ada yang mengantarku pulang,terpaksa aku pulang sendiri naik bis,menyebalkan.
Kak Jun Su pulang tadi siang,mana mungkin dia menungguku hingga sore hari,sangat tidak mungkin.
Jun Ho ada tugas kelompok bersama teman-temannya yang harus diselesaikan besok.
Chan Sung punya urusan penting katanya,sejak kapan chan sung punya sebuah urusan?hal yang aneh.
Sungguh sial aku hari ini gerutuku dalam hati.
Lalu tiba" ada mobil sedan tepat berenti di depanku dan ada seseorang yang membuka kaca mobilnya setelah kulihat ternyata..Woo Young Seonbae..
"Hai,nona manis sudah pulang ya?Ayo aku antar pulang."katanya ramah sekali.
"Apa aku tidak merepotkanmu seonbae?"tanyaku
"Untuk nona semanis dirimu,aku tidak merasa direpotkan sama sekali."katanya sambil tersenyum manis
"Dasar seonbae gombal!Baiklah aku ikut."jawabku
Lalu Woo Young membukakan pintu mobilnya untukku,"terima kasih"ucapku
"Kau juga baru pulang ya seonbae?"tanyaku
"Tidak,aku sudah pulang dari jam 2 tadi siang."jawabnya
"Hah?Berarti kau menungguku hingga sore hari?"tanyaku terkejut
"Tidak juga,aku ada kegiatan lain."jawab woo young.
"Oh begitu ternyata."jawabku
Selama perjalanan aku tertidur saking lelahnya.
Lalu,tiba-tiba mobil berhenti,ku pikri sudah sampai di depan rumahku,ternyata kami tiba di sebuah restoran yang luarnya dihias dengan balon love warna warni bak pesta ulang tahun.
"Kita di mana seonbae?"tanyaku heran
"Kita di sebuah restoran,tadi sewaktu kau tidur ku dengar perutmu bunyi,tandanya kau lapar.Ayo masuk"jawabnya sambil merangkul pundakku.
Astaga.Aku malu sekali memikirkan kejadian itu,aduuuhh kenapa di depan woo young seonbae bisa terjadi hal memalukan seperti itu..ckckck
Di dalam resto aku duduk,sementara woo young seonbae memesan makanan di meja menu depan.tapi sepertinya ada yang aneh dengan resto itu.
Ruangan dalam resto itu dihiasi balon seperti yang ku lihat di depan tadi,tapi tak ada 1 orangpun di dalam yang sedang merayakan ulang tahun.
"Apa kau sudah lapar sekali?mungkin makananya akan datang sebentar lagi."kata woo young
"Ahh,ya tidak apa-apa seonbae."jawabku malu
Lalu makanan yang dipesan datang dan kamipun makan.Setelah selesai makan,woo young seonbae bilang dia harus ke kamar mandi sebentar.Baiklah,aku menunggunya lagi.
Tiba-tiba semua lampu dalam resto itu padam,dan di jendela tepat arah jam 12 dari meja tempat aku makan tadi,ada sebuah tulisan yang hanya bisa dibaca dalam gelap yang tertulis "Kim Hyun Sub, I Love You.Please Be Mine".
Oh My God,aku terkejut,siapa yang membuat semua ini?tanyaku dalam hati
Lalu tiba-tiba lampu menyala,dan Woo Young seonbae berjalan ke arahku dengan membawa serangkai bunga mawar merah,lalu saat tiba di depanku dia berkata,"Bunga mawar ini berjumlah 200 tangkai,yang menandakan bahwa hari ini adalah tepat 200 hari aku mengenalmu,dan aku ingin kau menjadi miliku."
Aku terkejut hingga tak bisa bergerak dan berkata-kata,aku itdak percaya ini semua.
Lalu Woo young seonbae berlutut di depanku dan berkata,"Hyun Sub terimalah hati dan cintaku ini,maukah kau menjadi milikku?"tanyanya dengan penuh harap.
"Seonbae.."hanya itu yang bisa terucap dari mulutku.
"Duduklah dulu hyun sub,kau kelihatan terkejut sampai wajahmu pucat dan mengeluarkan keringat dingin."katanya sambil merangkul bahuku dan menempatkan ku di kursi.
"Aku tidak butuh jawabanmu sekarang,kau tidak perlu memutuskan jawabanmu saat ini,aku hanya ingin kau tau perasaanku dan aku mohon pertimbangkan apa yang sudah kuucapkan tadi."katanya sambil menggenggam tanganku.
Dan akhirnya kamipun pulang.
Hari ini tidak ada yang mengantarku pulang,terpaksa aku pulang sendiri naik bis,menyebalkan.
Kak Jun Su pulang tadi siang,mana mungkin dia menungguku hingga sore hari,sangat tidak mungkin.
Jun Ho ada tugas kelompok bersama teman-temannya yang harus diselesaikan besok.
Chan Sung punya urusan penting katanya,sejak kapan chan sung punya sebuah urusan?hal yang aneh.
Sungguh sial aku hari ini gerutuku dalam hati.
Lalu tiba" ada mobil sedan tepat berenti di depanku dan ada seseorang yang membuka kaca mobilnya setelah kulihat ternyata..Woo Young Seonbae..
"Hai,nona manis sudah pulang ya?Ayo aku antar pulang."katanya ramah sekali.
"Apa aku tidak merepotkanmu seonbae?"tanyaku
"Untuk nona semanis dirimu,aku tidak merasa direpotkan sama sekali."katanya sambil tersenyum manis
"Dasar seonbae gombal!Baiklah aku ikut."jawabku
Lalu Woo Young membukakan pintu mobilnya untukku,"terima kasih"ucapku
"Kau juga baru pulang ya seonbae?"tanyaku
"Tidak,aku sudah pulang dari jam 2 tadi siang."jawabnya
"Hah?Berarti kau menungguku hingga sore hari?"tanyaku terkejut
"Tidak juga,aku ada kegiatan lain."jawab woo young.
"Oh begitu ternyata."jawabku
Selama perjalanan aku tertidur saking lelahnya.
Lalu,tiba-tiba mobil berhenti,ku pikri sudah sampai di depan rumahku,ternyata kami tiba di sebuah restoran yang luarnya dihias dengan balon love warna warni bak pesta ulang tahun.
"Kita di mana seonbae?"tanyaku heran
"Kita di sebuah restoran,tadi sewaktu kau tidur ku dengar perutmu bunyi,tandanya kau lapar.Ayo masuk"jawabnya sambil merangkul pundakku.
Astaga.Aku malu sekali memikirkan kejadian itu,aduuuhh kenapa di depan woo young seonbae bisa terjadi hal memalukan seperti itu..ckckck
Di dalam resto aku duduk,sementara woo young seonbae memesan makanan di meja menu depan.tapi sepertinya ada yang aneh dengan resto itu.
Ruangan dalam resto itu dihiasi balon seperti yang ku lihat di depan tadi,tapi tak ada 1 orangpun di dalam yang sedang merayakan ulang tahun.
"Apa kau sudah lapar sekali?mungkin makananya akan datang sebentar lagi."kata woo young
"Ahh,ya tidak apa-apa seonbae."jawabku malu
Lalu makanan yang dipesan datang dan kamipun makan.Setelah selesai makan,woo young seonbae bilang dia harus ke kamar mandi sebentar.Baiklah,aku menunggunya lagi.
Tiba-tiba semua lampu dalam resto itu padam,dan di jendela tepat arah jam 12 dari meja tempat aku makan tadi,ada sebuah tulisan yang hanya bisa dibaca dalam gelap yang tertulis "Kim Hyun Sub, I Love You.Please Be Mine".
Oh My God,aku terkejut,siapa yang membuat semua ini?tanyaku dalam hati
Lalu tiba-tiba lampu menyala,dan Woo Young seonbae berjalan ke arahku dengan membawa serangkai bunga mawar merah,lalu saat tiba di depanku dia berkata,"Bunga mawar ini berjumlah 200 tangkai,yang menandakan bahwa hari ini adalah tepat 200 hari aku mengenalmu,dan aku ingin kau menjadi miliku."
Aku terkejut hingga tak bisa bergerak dan berkata-kata,aku itdak percaya ini semua.
Lalu Woo young seonbae berlutut di depanku dan berkata,"Hyun Sub terimalah hati dan cintaku ini,maukah kau menjadi milikku?"tanyanya dengan penuh harap.
"Seonbae.."hanya itu yang bisa terucap dari mulutku.
"Duduklah dulu hyun sub,kau kelihatan terkejut sampai wajahmu pucat dan mengeluarkan keringat dingin."katanya sambil merangkul bahuku dan menempatkan ku di kursi.
"Aku tidak butuh jawabanmu sekarang,kau tidak perlu memutuskan jawabanmu saat ini,aku hanya ingin kau tau perasaanku dan aku mohon pertimbangkan apa yang sudah kuucapkan tadi."katanya sambil menggenggam tanganku.
Dan akhirnya kamipun pulang.
Langganan:
Postingan (Atom)